Tinjau Program Rumah Sederhana Layak Huni di Kudus, Ini Pesan Menteri PKP
Sabtu, 08 November 2025 - 20:30 WIB
Setiap rumah telah memenuhi standar rumah sehat dan layak huni, yang meliputi; kekuatan dan ketahanan bangunan, kecukupan luas ruang bagi penghuni, penerangan dan sirkulasi udara yang baik, serta ketersediaan air bersih dan sanitasi yang memadai.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi kolaborasi pelaksanaan Program RSLH yang selama ini terjalin baik dengan PT Djarum dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrim. Kolaborasi ini tidak hanya di Kabupaten Kudus, juga di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Luthfi mengatakan Program RSLH mampu memberi dampak sosial yang nyata dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat yang lebih baik.
“Karena tujuannya adalah angka kemiskinan menurun dan masyarakat menjadi sejahtera. Maka kolaborasi pemerintah dan swasta harus berjalan. Ini adalah contoh nyata bagaimana pemerintah dan swasta bergotong-royong bersama untuk mengentaskan kemiskinan, dengan memberantas atau mengurangi rumah yang tidak layak huni,” ujar Ahmad Luthfi.
Baca juga: Presiden Prabowo Umumkan Penerima Gelar Pahlawan Nasional pada 10 November
Kunjungan ini menjadi momentum penting yang kian memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat. Per bulan Oktober 2025, Djarum telah membangun total 517 rumah di Kabupaten Kudus, Blora, Grobogan, Demak, Pemalang, Temanggung, dan Rembang.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi kolaborasi pelaksanaan Program RSLH yang selama ini terjalin baik dengan PT Djarum dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrim. Kolaborasi ini tidak hanya di Kabupaten Kudus, juga di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Luthfi mengatakan Program RSLH mampu memberi dampak sosial yang nyata dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat yang lebih baik.
“Karena tujuannya adalah angka kemiskinan menurun dan masyarakat menjadi sejahtera. Maka kolaborasi pemerintah dan swasta harus berjalan. Ini adalah contoh nyata bagaimana pemerintah dan swasta bergotong-royong bersama untuk mengentaskan kemiskinan, dengan memberantas atau mengurangi rumah yang tidak layak huni,” ujar Ahmad Luthfi.
Baca juga: Presiden Prabowo Umumkan Penerima Gelar Pahlawan Nasional pada 10 November
Kunjungan ini menjadi momentum penting yang kian memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat. Per bulan Oktober 2025, Djarum telah membangun total 517 rumah di Kabupaten Kudus, Blora, Grobogan, Demak, Pemalang, Temanggung, dan Rembang.
Lihat Juga :