Jelang HLN, 8.000 Masyarakat Prasejahtera di Berbagai Daerah Nikmati Listrik
Senin, 27 Oktober 2025 - 22:19 WIB
PLN mewujudkan mimpi 2.415 Kepala Keluarga (KK) pra sejahtera di seluruh Indonesia untuk mendapatkan listrik. Foto/Istimewa
JAKARTA - Jelang Hari Listrik Nasional (HLN), PLN menghadirkan listrik bagi 8.000 masyarakat prasejahtera di berbagai daerah. Hal itu merupakan merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah rakyat.
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria mengatakan, pada tahun ini, peringatan HLN diwarnai dengan program sosial Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan. “Jadi, pada momentum HLN ini, ribuan masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaat dari kinerja dan solidaritas PLN,” katanya, Senin (27/10/2025).
Menurut Sofyano, peringatan HLN tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan gerakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan akses listrik. Sofyano menilai, program tersebut menunjukkan perayaan HLN dapat menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat konkret dan menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat.
Baca juga: PLN Beri Diskon Listrik 50% hingga 30 Oktober, Catat Cara Dapatnya
“Listrik bukan hanya penerangan, tetapi simbol hadirnya negara. Ketika listrik menyala, kehidupan ikut bergerak--anak-anak bisa belajar di malam hari, ibu rumah tangga dapat berusaha, dan desa pun tumbuh,” tuturnya.
Sofyano menjelaskan, masih banyak masyarakat kurang mampu yang sebenarnya tinggal berdekatan dengan jaringan listrik, namun belum bisa menikmati. Mereka pada umumnya terkendala biaya pemasangan baru. “Melalui Program HLN, negara hadir lewat PLN untuk memastikan mereka juga dapat menikmati terang yang sama,” jelasnya.
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria mengatakan, pada tahun ini, peringatan HLN diwarnai dengan program sosial Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan. “Jadi, pada momentum HLN ini, ribuan masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaat dari kinerja dan solidaritas PLN,” katanya, Senin (27/10/2025).
Menurut Sofyano, peringatan HLN tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan gerakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan akses listrik. Sofyano menilai, program tersebut menunjukkan perayaan HLN dapat menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat konkret dan menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat.
Baca juga: PLN Beri Diskon Listrik 50% hingga 30 Oktober, Catat Cara Dapatnya
“Listrik bukan hanya penerangan, tetapi simbol hadirnya negara. Ketika listrik menyala, kehidupan ikut bergerak--anak-anak bisa belajar di malam hari, ibu rumah tangga dapat berusaha, dan desa pun tumbuh,” tuturnya.
Sofyano menjelaskan, masih banyak masyarakat kurang mampu yang sebenarnya tinggal berdekatan dengan jaringan listrik, namun belum bisa menikmati. Mereka pada umumnya terkendala biaya pemasangan baru. “Melalui Program HLN, negara hadir lewat PLN untuk memastikan mereka juga dapat menikmati terang yang sama,” jelasnya.
Lihat Juga :