Pelajar Asal Malang, Morgan Hidayat, Harumkan Nama Indonesia lewat Debat Internasional
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 09:16 WIB
Tak hanya aktif di dunia sosial, remaja ini juga menjajal dunia profesional. Ia pernah menjadi Marketing Manager di sebuah bisnis biliar lokal, dan baru-baru ini menyelesaikan magang hukum di AVYA Law, Jakarta, dimana ia terlibat dalam riset hukum korporasi dan penulisan laporan internal.
Dalam kesempatan terpisah Morgan juga menjadi Organizing Committee Tech Law Fest 2025 yang digelar oleh kementrian Hukum Singapore dan SAL academy of Law di Marina Bay Sands teather pada September 2025. Melalui kesempatan tersebut ia mendapat banyak kesempatan belajar dan berdikusi langsung dengan para CEO Perusahaan AI bergengsi dari seluruh dunia.
Di tengah segudang aktivitasnya, Morgan tetap mempertahankan prestasi akademik yang mengesankan. Ia meraih nilai tinggi dalam Cambridge IGCSE 2024, serta menyelesaikan berbagai kursus internasional, termasuk dari HarvardX dan Reach Cambridge.
Pengabdiannya terhadap masyarakat juga tidak luput dari sorotan. Ia telah mengumpulkan lebih dari 100 jam layanan masyarakat, termasuk proyek pembangunan rumah untuk keluarga tidak mampu dan pemberian makanan kepada warga kurang mampu di Malang, serta aktif dalam kelompok OMK gereja Katedral malang dan rutin memberikan pelayanan dalam acara yang digelar oleh komunitas OMK.
Dengan sederet pencapaian di usia belia, Morgan Hidayat menjadi contoh nyata bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan berkontribusi di panggung dunia. Ia tak hanya membawa harum nama sekolah dan kota asalnya, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi wajah pendidikan dan kepemimpinan muda di Indonesia.
Dalam kesempatan terpisah Morgan juga menjadi Organizing Committee Tech Law Fest 2025 yang digelar oleh kementrian Hukum Singapore dan SAL academy of Law di Marina Bay Sands teather pada September 2025. Melalui kesempatan tersebut ia mendapat banyak kesempatan belajar dan berdikusi langsung dengan para CEO Perusahaan AI bergengsi dari seluruh dunia.
Di tengah segudang aktivitasnya, Morgan tetap mempertahankan prestasi akademik yang mengesankan. Ia meraih nilai tinggi dalam Cambridge IGCSE 2024, serta menyelesaikan berbagai kursus internasional, termasuk dari HarvardX dan Reach Cambridge.
Pengabdiannya terhadap masyarakat juga tidak luput dari sorotan. Ia telah mengumpulkan lebih dari 100 jam layanan masyarakat, termasuk proyek pembangunan rumah untuk keluarga tidak mampu dan pemberian makanan kepada warga kurang mampu di Malang, serta aktif dalam kelompok OMK gereja Katedral malang dan rutin memberikan pelayanan dalam acara yang digelar oleh komunitas OMK.
Dengan sederet pencapaian di usia belia, Morgan Hidayat menjadi contoh nyata bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan berkontribusi di panggung dunia. Ia tak hanya membawa harum nama sekolah dan kota asalnya, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi wajah pendidikan dan kepemimpinan muda di Indonesia.
(cip)
Lihat Juga :