AHY Sebut Pemerintah Segera Perbaiki Rumah hingga Fasum Rusak Imbas Banjir di Bali dan NTT

Kamis, 11 September 2025 - 18:43 WIB

Banjir NTB

BPBD bersama dinas terkait masih melakukan upaya penanganan darurat pascabanjir bandang yang terjadi di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/9/2025). BNPB mendukung percepatan penanganan bencana di wilayah itu.

Upaya penanganan darurat masih berlangsung hingga hari ini, Kamis (11/9/2025), seperti pencarian korban hilang, pendataan dampak bencana dan perbaikan darurat untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat setelah diterjang bencana. Perkembangan terkini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau dua titik kerusakan jalan di Kecamatan Mauponggo yang sebelumnya terputus telah tertangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait. Pemerintah kabupaten mengerahkan petugas gabungan dan alat berat untuk membersihkan tanah longsor. Sedangkan tiga titik lain, BPBD masih melakukan upaya pembersihan material longsoran.

Perbaikan jalan tersebut sangat membantu dalam penanganan darurat pascabanjir. Pada hari sebelumnya (10/9), BPBD setempat menyebutkan akses jalan menuju lokasi terdampak sulit dilalui kendaran dan sebagian besar mengalami kerusakan total.

Bencana banjir bandang tersebut berdampak pada 14 desa yang tersebar di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Mauponggo, Nangaroro, dan Boawae. "Dampak bencana hingga Kamis (11/9/2025) pukul 11.00 WIB, tercatat korban meninggal dunia 5 orang, hilang 3 orang, luka-luka 3 orang, dan 30 lainnya mengungsi sementara waktu. Mereka yang dinyatakan hilang masih dalam pencarian petugas SAR gabungan," ujarKepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!