DPC PPP Sleman Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis, Tegaskan Dukung Mardiono
Rabu, 10 September 2025 - 23:28 WIB
Sugiyatno menegaskan, meskipun pada Pemilu 2024 PPP gagal mengirim wakil ke DPR RI, hal ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh kader. Mukercab memutuskan untuk memulai kaderisasi lebih dini agar pada Pemilu 2029 PPP mampu menghadirkan calon-calon legislatif yang lebih kompetitif.
“Kami akui kemarin caleg DPR RI tidak tergarap serius, dan kita kekurangan figur kuat. Ini kegagalan bersama, bukan kesalahan Pak Mardiono semata,” katanya.
Selain itu, forum ini juga menyoroti perlunya sinkronisasi jadwal Muktamar, Muscab, dan Muswil agar tidak saling berbenturan. Disepakati bahwa Muswil akan digelar enam bulan setelah Muktamar X yang direncanakan pada 27–29 September 2025 di Jakarta.
Baca juga: DPC PPP Mataram - DPW NTB Sepakat Dukung Mardiono Jadi Ketum
Mukercab juga menegaskan Ketua Umum PPP ke depan harus berasal dari kader internal yang memenuhi syarat kepartaian, bukan figur dari luar. “Kalau eksternal mau jadi ketua umum, masuklah dulu sebagai anggota, jangan langsung pimpin partai. Ini soal marwah partai, supaya PPP tidak terkesan jadi partai ‘jualan’,” tegas Sugiyatno.
“Kami akui kemarin caleg DPR RI tidak tergarap serius, dan kita kekurangan figur kuat. Ini kegagalan bersama, bukan kesalahan Pak Mardiono semata,” katanya.
Selain itu, forum ini juga menyoroti perlunya sinkronisasi jadwal Muktamar, Muscab, dan Muswil agar tidak saling berbenturan. Disepakati bahwa Muswil akan digelar enam bulan setelah Muktamar X yang direncanakan pada 27–29 September 2025 di Jakarta.
Baca juga: DPC PPP Mataram - DPW NTB Sepakat Dukung Mardiono Jadi Ketum
Mukercab juga menegaskan Ketua Umum PPP ke depan harus berasal dari kader internal yang memenuhi syarat kepartaian, bukan figur dari luar. “Kalau eksternal mau jadi ketua umum, masuklah dulu sebagai anggota, jangan langsung pimpin partai. Ini soal marwah partai, supaya PPP tidak terkesan jadi partai ‘jualan’,” tegas Sugiyatno.
Lihat Juga :