Lippo Renovasi 1.500 Rumah Desa, Dimulai dari Malang

Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:59 WIB
Ketiga, meningkatkan kualitas hidup rakyat desa melalui infrastruktur dasar yang lebih sehat. Keempat, mendorong penciptaan lapangan kerja lokal di bidang konstruksi, material, dan jasa pendukung. Kelima, mengangkat martabat keluarga Indonesia, sehingga dapat lebih produktif dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Terkait rumah, Pendiri Lippo Mochtar Riady memberika pandangannya. “Rumah adalah tempat lahirnya harapan. Dengan merenovasi rumah-rumah sederhana di desa, kami ingin memastikan setiap keluarga Indonesia merasakan hidup yang lebih layak, sehat, dan penuh martabat. Program ini adalah bentuk tanggung jawab moral Lippo sebagai bagian dari bangsa, sekaligus dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi besar membangun 3 juta rumah setahun untuk rakyat. Baca juga: Sambangi Proyek Meikarta, Ini Permintaan Maruarar Sirait ke Lippo Group

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto mengatakan renovasi rumah desa adalah salah satu bentuk intervensi sosial yang efektif. Perumahan layak meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta produktivitas ekonomi keluarga miskin. ”Apa yang dilakukan Lippo di Malang dapat menjadi model kolaborasi swasta-pemerintah untuk mengurangi kemiskinan secara structural,” katanya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan, pembangunan rumah tidak hanya soal dinding dan atap, tapi soal harkat manusia. ”Dukungan Lippo terhadap program 3 juta rumah Presiden Prabowo menunjukkan bahwa sektor swasta bisa menjadi mitra strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia,” jelasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!