BNPT Ajak Masyarakat Manggarai Barat Perkuat Komunikasi dan Deteksi Dini
Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:57 WIB
Menurutnya, meski Manggarai Barat relatif kondusif, dialog kebangsaan tetap diperlukan agar bibit-bibit masalah seperti intoleransi dan radikalisme bisa diantisipasi sejak dini. “Kalau dibiarkan tumbuh, intoleransi bisa berkembang menjadi radikalisme, ekstremisme, hingga terorisme. Karena itu, sebelum membesar, harus kita hilangkan sejak awal,” tegasnya.
Sudaryanto juga menyinggung sejarah lahirnya bangsa Indonesia yang dibangun atas dasar persatuan dalam perbedaan. Para pendiri bangsa yang tergabung dalam Jong Java, Jong Celebes, Jong Sumatera, Jong Ambon, dan organisasi kepemudaan lainnya sepakat memilih Pancasila dan Burung Garuda sebagai lambang persatuan.
“Namun, kini perbedaan agama atau suku sering dijadikan masalah. Padahal, persatuan dan kesatuan adalah kunci agar bangsa ini kuat,” jelasnya.
Baca juga: BNPT: Sistem Pengamanan Pelabuhan Benoa Memenuhi Standar Minimum
Ia mengingatkan bahwa isu radikalisme sering disusupkan pihak luar dengan menyasar generasi muda sebagai target utama. “Pemerintah menargetkan Indonesia pada 2045 masuk lima besar ekonomi dunia. Tapi ada pihak yang tidak senang dengan kemajuan itu. Karena itu, pemuda harus kita jaga, karena merekalah penerus yang kelak menggantikan para pemimpin daerah dan nasional,” ucapnya.
Sudaryanto juga menyinggung sejarah lahirnya bangsa Indonesia yang dibangun atas dasar persatuan dalam perbedaan. Para pendiri bangsa yang tergabung dalam Jong Java, Jong Celebes, Jong Sumatera, Jong Ambon, dan organisasi kepemudaan lainnya sepakat memilih Pancasila dan Burung Garuda sebagai lambang persatuan.
“Namun, kini perbedaan agama atau suku sering dijadikan masalah. Padahal, persatuan dan kesatuan adalah kunci agar bangsa ini kuat,” jelasnya.
Baca juga: BNPT: Sistem Pengamanan Pelabuhan Benoa Memenuhi Standar Minimum
Ia mengingatkan bahwa isu radikalisme sering disusupkan pihak luar dengan menyasar generasi muda sebagai target utama. “Pemerintah menargetkan Indonesia pada 2045 masuk lima besar ekonomi dunia. Tapi ada pihak yang tidak senang dengan kemajuan itu. Karena itu, pemuda harus kita jaga, karena merekalah penerus yang kelak menggantikan para pemimpin daerah dan nasional,” ucapnya.
Lihat Juga :