TNI Lumpuhkan 8 Anggota OPM, Bendera Bintang Kejora, Pistol, hingga Power Bank Diamankan
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 14:15 WIB
Sejumlah barang bukti milik anggota OPM yang diamankan TNI. Foto/Dok TNI
PAPUA - TNI kembali melakukan kontak tembak dengan kelompok separatis bersenjata di Papua. Dalam aksi kontak tembak ini, delapan anggota OPM tewas tertembak.
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan kontak tembak terjadi pada tiga operasi patroli dan penyisiran yang dilakukan Komando Operasi Habema.
Kontak tembak pertama terjadi pada 8 Agustus 2025 di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya. Saat itu satuan tugas melaksanakan penyisiran di Kampung Biak yang diduga menjadi lokasi persembunyian OPM jSaat mendekati sasaran, pasukan mendapat tembakan dari arah posisi lawan sehingga terjadi kontak senjata.
Baca juga: Tokoh Masyarakat Papua Desak Aparat Tindak Tegas OPM
"Tiga anggota OPM tertembak dan salah satunya diduga Tenggamati Enumbi. Kelompok tersebut kemudian melarikan diri ke arah timur sambil membawa korban tertembak," ungkap Agung, Sabtu (16/8/2025).
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan kontak tembak terjadi pada tiga operasi patroli dan penyisiran yang dilakukan Komando Operasi Habema.
Kontak tembak pertama terjadi pada 8 Agustus 2025 di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya. Saat itu satuan tugas melaksanakan penyisiran di Kampung Biak yang diduga menjadi lokasi persembunyian OPM jSaat mendekati sasaran, pasukan mendapat tembakan dari arah posisi lawan sehingga terjadi kontak senjata.
Baca juga: Tokoh Masyarakat Papua Desak Aparat Tindak Tegas OPM
"Tiga anggota OPM tertembak dan salah satunya diduga Tenggamati Enumbi. Kelompok tersebut kemudian melarikan diri ke arah timur sambil membawa korban tertembak," ungkap Agung, Sabtu (16/8/2025).