1.300 Mahasiswa KKN di Lumajang Ditarik Gara-gara Kasus Pencurian Motor
Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:05 WIB
Maling motor beraksi di tempat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto: Ist
LUMAJANG - Sekitar 1.300 mahasiswa yang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terpaksa ditarik oleh kampus masing-masing. Penarikan ini buntut respons atas kasus pencurian 4 sepeda motor milik mahasiswa di dua lokasi berbeda.
Pencurian pertama terjadi di kantor kepala Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, yang menyebabkan 2 motor raib. Tak berselang lama, aksi serupa kembali terjadi di rumah kepala Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, yang juga menjadi posko KKN.
Baca juga: Penembak Mahasiswa KKN Unbara Diduga Pakai Senapan Angin
Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat 3 pelaku masuk ke area rumah dengan merusak gembok pagar. Mereka mengambil 2 motor yang terparkir di halaman. Aksi ini dilakukan sekitar pukul 02.30 WIB ketika 13 mahasiswa KKN di rumah sedang tertidur.
Pencurian pertama terjadi di kantor kepala Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, yang menyebabkan 2 motor raib. Tak berselang lama, aksi serupa kembali terjadi di rumah kepala Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, yang juga menjadi posko KKN.
Baca juga: Penembak Mahasiswa KKN Unbara Diduga Pakai Senapan Angin
Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat 3 pelaku masuk ke area rumah dengan merusak gembok pagar. Mereka mengambil 2 motor yang terparkir di halaman. Aksi ini dilakukan sekitar pukul 02.30 WIB ketika 13 mahasiswa KKN di rumah sedang tertidur.
Lihat Juga :