Polisi Diminta Selesaikan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Tani Bulu Buloe
Kamis, 10 September 2020 - 16:16 WIB
Proyek perintisan dan perkerasan jalan tani Bulu Buloe, Desa Cinnongtabi, Kecamatan Majauleng yang diduga dikorupsi. Foto : SINDOnews/M Reza Pahlevi
WAJO - Penanganan dugaan kasus markup anggaran proyek jalan tani Bulu Buloe, Desa Cinnongtabi, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo belum menunjukkan progres. Padahal penyelidikan oleh polisi sudah dilakukan hampir lima bulan.
Atas 'mandeknya' penanganan kasus ini, Ketua Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), Herianto Ardi mempertanyakan kredibilitas penyidik Satreskrim Polres Wajo . Sebab pengusutan kasus tersebut tak kunjung selesai.
Baca juga: Sttt, Ada Dugaan Markup Pembangunan Jalan Tani Bulu Buloe Wajo
Menurut Ardi, sapan Herianto, ada indikasi penyidik ‘masuk angin’ dalam mengusut dugaan korupsi jalan tani Bulu Buloe, Desa Cinnongtabi, yang menyeret nama Kepala Desa, Andi Tune.
"Kalau ada kasus-kasus lama, namun belum ada kepastian hukum, ini patut dipertanyakan kredibilitas penyidiknya. Apakah penyidiknya ini sudah masuk angin,” kata Ardi kepada SINDOnews, Kamis (10/9/2020).
Atas 'mandeknya' penanganan kasus ini, Ketua Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), Herianto Ardi mempertanyakan kredibilitas penyidik Satreskrim Polres Wajo . Sebab pengusutan kasus tersebut tak kunjung selesai.
Baca juga: Sttt, Ada Dugaan Markup Pembangunan Jalan Tani Bulu Buloe Wajo
Menurut Ardi, sapan Herianto, ada indikasi penyidik ‘masuk angin’ dalam mengusut dugaan korupsi jalan tani Bulu Buloe, Desa Cinnongtabi, yang menyeret nama Kepala Desa, Andi Tune.
"Kalau ada kasus-kasus lama, namun belum ada kepastian hukum, ini patut dipertanyakan kredibilitas penyidiknya. Apakah penyidiknya ini sudah masuk angin,” kata Ardi kepada SINDOnews, Kamis (10/9/2020).
Lihat Juga :