Perumda Tirta Bhagasasi Incar 7.400 Sambungan Langganan Baru
Selasa, 22 Juli 2025 - 22:43 WIB
Perumda Tirta Bhagasasi terus berupaya menambah sambungan langganan baru dalam melayani kebutuhan air bersih. Terutama pada sektor kawasan perumahan yang berkembang di Kabupaten Bekasi. Foto: Ist
BEKASI - Perumda Tirta Bhagasasi terus berupaya menambah sambungan langganan baru dalam melayani kebutuhan air bersih. Terutama pada sektor kawasan perumahan yang mulai tumbuh dan berkembang di Kabupaten Bekasi.
Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi mengatakan, pengembangan beranjak memasuki layanan air bersih ke kawasan industri juga sedang dilakukan. Dalam waktu dekat, terdapat perumahan Harvest yang dilayani Perumda Tirta Bhagasasi sebanyak 7.400 potensi SL.
Baca juga: Air Bersih SPAM Jatiluhur Mulai Disalurkan Tirta Bhagasasi
“Dengan kehilangan yang sekarang itu 14 ribu SL, kami punya target sambungan langganan dalam waktu dekat ini salah satunya di Harvest. Harvest itu ada 7.400 sambungan langganan,” ujar Reza, Selasa (22/7/2025).
Dengan masuknya 7.400 SL baru ini dapat menutupi kehilangan dari jumlah SL pada dua area layanan yang akan diserahkan ke Pemerintah Kota Bekasi.
Selain itu, dengan serah terima aset juga menjadi motivasi jajaran direksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta cakupan layanan teknis di kawasan industri. “Artinya dengan penyerahan 14 ribu pelanggan, hampir 50% sudah kami tutup. Terpenuhi dalam waktu dekat,” tambahnya.
Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi mengatakan, pengembangan beranjak memasuki layanan air bersih ke kawasan industri juga sedang dilakukan. Dalam waktu dekat, terdapat perumahan Harvest yang dilayani Perumda Tirta Bhagasasi sebanyak 7.400 potensi SL.
Baca juga: Air Bersih SPAM Jatiluhur Mulai Disalurkan Tirta Bhagasasi
“Dengan kehilangan yang sekarang itu 14 ribu SL, kami punya target sambungan langganan dalam waktu dekat ini salah satunya di Harvest. Harvest itu ada 7.400 sambungan langganan,” ujar Reza, Selasa (22/7/2025).
Dengan masuknya 7.400 SL baru ini dapat menutupi kehilangan dari jumlah SL pada dua area layanan yang akan diserahkan ke Pemerintah Kota Bekasi.
Selain itu, dengan serah terima aset juga menjadi motivasi jajaran direksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta cakupan layanan teknis di kawasan industri. “Artinya dengan penyerahan 14 ribu pelanggan, hampir 50% sudah kami tutup. Terpenuhi dalam waktu dekat,” tambahnya.
Lihat Juga :