Caketum IA ITB Puja Pramudya Temui Wamen P2MI Bahas Peluang Kerja di Luar Negeri

Jum'at, 18 Juli 2025 - 21:21 WIB
Baca juga: Kemlu Belum Dapat Izin Pendampingan Bagi 5 WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla dengan penuh antusias mendukung inisiatif ini. Program ini sangat sesuai dengan hasil klasterisasi job order yang telah kami identifikasi dari berbagai negara, seperti Eropa Timur, Jepang, Korea, Qatar, dan lainnya.

“Ada ribuan peluang kerja di luar negeri yang sesuai dengan kompetensi alumni ITB, antara lain digital assistant dan welding inspector. Sinergi dengan alumni ITB akan semakin memperkuat pipeline talenta profesional Indonesia di pasar global,” tegasnya.

Dengan memfokuskan pelatihan bahasa, sertifikasi, dan mentoring, kita tidak hanya menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, tetapi juga duta budaya yang mampu membangun citra positif Indonesia di kancah internasional. Indonesia sedang mengalami bonus demografi dan banyak negara mengalami defisit demografi dimana populasinya menua, disitu kita bisa berperan.

Inisiatif Puja ini didukung oleh alumni ITB Sahat Martin Philip Sinurat yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut. "Program kolaborasi antara Kementerian dan alumni ITB ini sangat bagus jika bisa terlaksana. Kita bisa mempersiapkan para alumni untuk bekerja di luar negeri, ataupun melakukan upskilling bagi para pekerja migran kita," kata Sahat yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni UKSU ITB ini.

Program Ganeca Pintar yang telah disiapkan Puja akan menjadi komponen inti dari Program Kerja Puja dalam pencalonan menjadi Ketua Pengurus Pusat IA ITB kali ini.

Ganeca Pintar terdiri dari lima pilar yang saling melengkapi, antara lain Bootcamp Bahasa dan Simulasi Wawancara yakni pelatihan intensif dalam komunikasi bahasa Inggris, adaptasi budaya kerja, serta mock interview via video call dengan panel internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!