Lestarikan Budaya dan Perkuat Ekonomi Perempuan, Legislator Partai Perindo Bantu Perajin Tenun Ikat di NTT

Kamis, 10 Juli 2025 - 22:14 WIB
Ketua DPD Partai Perindo Timor Tengah Selatan ini mengatakan, tenun ikat bukan hanya menyimpan nilai budaya, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan kaum perempuan. Bantuan ini diharapkan mendorong semangat para perajin untuk terus berkarya dan meningkatkan produksi, baik untuk pasar lokal maupun peluang pasar yang lebih luas.

“Semoga dengan bantuan benang ini, kelompok tenun ikat bisa meningkatkan produksinya, baik untuk memenuhi permintaan pasar maupun untuk tujuan pelestarian budaya,” kata Marthen yang menyandang gelar Magister Sains dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Baca juga: Jaga Persaudaraan di NTT, Legislator Partai Perindo Manggarai Hima Domi Antonius Dukung Pentas Seni Antarkeuskupan

Dia menambahkan, tenun ikat bukan sekadar produk kerajinan, melainkan bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan, terutama suku Dawan (Atoin Meto). “Motif dan corak tenun ikat memiliki makna dan filosofi yang dalam. Selain digunakan dalam upacara adat, tenun ini punya nilai ekonomi tinggi dan menjadi potensi pengembangan ekonomi kreatif di Timor Tengah Selatan,” tuturnya.

Marthen menegaskan, potensi ini perlu terus dikembangkan melalui dukungan nyata seperti penyediaan bahan baku, pelatihan, hingga pemasaran. Menurutnya, bantuan benang menjadi salah satu bentuk intervensi yang strategis. “Tujuannya bukan hanya melestarikan tradisi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para perajin perempuan di desa-desa,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!