Pramono Merenung di Bantaran Kali Ciliwung: Banjir Jakarta Tak Bisa Dilawan
Selasa, 08 Juli 2025 - 09:36 WIB
Pramono meminta Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Bina Marga agar memiliki plan yang jelas dalam mengatasi persoalan banjir di Jakarta. Pasalnya, kondisi ini diperparah dengan banjir kiriman, curah hujan tinggi, dan banjir rob.
"Banjir seperti kemarin karena kemarin itu sesuatu yang tidak mungkin dilawan sebenarnya. Saat bersamaan ada banjir kiriman dari atas. Karena apa? curah hujan sedang tinggi di atas. Di Jakarta curah hujannya juga tinggi. Sedangkan ketika itu di laut sedang terjadi pasang atau yang disebut rob. Airnya tidak bergerak," ungkap mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu.
Di Bantaran Kali Ciliwung, Pramono didampingi Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda Jakarta Afan Adriansyah Idris; Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum; Kepala Dinas Gulkarmat Bayu Meghantara; Kepala Satpol PP Jakarta Satriadi Gunawan; Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati; Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar; Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dan ratusan pasukan oranye, biru, kuning, hijau, Damkar, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.
"Banjir seperti kemarin karena kemarin itu sesuatu yang tidak mungkin dilawan sebenarnya. Saat bersamaan ada banjir kiriman dari atas. Karena apa? curah hujan sedang tinggi di atas. Di Jakarta curah hujannya juga tinggi. Sedangkan ketika itu di laut sedang terjadi pasang atau yang disebut rob. Airnya tidak bergerak," ungkap mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu.
Di Bantaran Kali Ciliwung, Pramono didampingi Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda Jakarta Afan Adriansyah Idris; Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum; Kepala Dinas Gulkarmat Bayu Meghantara; Kepala Satpol PP Jakarta Satriadi Gunawan; Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati; Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar; Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dan ratusan pasukan oranye, biru, kuning, hijau, Damkar, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.
(jon)
Lihat Juga :