Janji Gajah Mada kepada Gayatri saat Cucunya Naik Jadi Raja Muda di Majapahit
Senin, 07 Juli 2025 - 07:03 WIB
Mahapatih Majapahit Gajah Mada memenuhi janjinya ketika terjadi peralihan kekuasaan raja. Foto/SindoNews
SEMARANG - Mahapatih Majapahit Gajah Mada memenuhi janjinya ketika terjadi peralihan kekuasaan raja. Memang awalnya Gayatri nenek dari Hayam Wuruk sekaligus ibu kandung Tribhuwana Tunggadewi, raja yang berkuasa khawatir kepada Gajah Mada.
Saat itu peralihan kekuasaan terjadi dari Tribhuwana Wijayatunggadewi ke anaknya Hayam Wuruk. Kebetulan saat itu Hayam Wuruk yang merupakan cucu dari Gayatri, naik tahta pada usia muda yakni 16 tahun. Hal ini yang memicu Gayatri khawatir kepada Gajah Mada.
Kekhawatiran Gayatri bukan tanpa alasan. Gayatri beranggapan Gajah Mada bisa saja lupa diri, dan haus kekuasaan, sehingga menjadi konflik dengan sang cucu Hayam Wuruk yang diproyeksikan sebagai raja muda. Apalagi Hayam Wuruk naik tahta saat usianya begitu muda menggantikan Tribhuwana Tunggadewi, ibu kandungnya.
Baca juga: Gajah Mada dan Pasukan Elite Bhayangkara, Selamatkan Raja Majapahit dari Pemberontakan
Saat itu peralihan kekuasaan terjadi dari Tribhuwana Wijayatunggadewi ke anaknya Hayam Wuruk. Kebetulan saat itu Hayam Wuruk yang merupakan cucu dari Gayatri, naik tahta pada usia muda yakni 16 tahun. Hal ini yang memicu Gayatri khawatir kepada Gajah Mada.
Kekhawatiran Gayatri bukan tanpa alasan. Gayatri beranggapan Gajah Mada bisa saja lupa diri, dan haus kekuasaan, sehingga menjadi konflik dengan sang cucu Hayam Wuruk yang diproyeksikan sebagai raja muda. Apalagi Hayam Wuruk naik tahta saat usianya begitu muda menggantikan Tribhuwana Tunggadewi, ibu kandungnya.
Baca juga: Gajah Mada dan Pasukan Elite Bhayangkara, Selamatkan Raja Majapahit dari Pemberontakan
Lihat Juga :