Puluhan Montir dari Berbagai Daerah Dapat Pelatihan Konversi Kendaraan BBG di Bekasi
Selasa, 01 Juli 2025 - 16:41 WIB
“Melalui pelatihan ini kami berharap lahir teknisi-teknisi BBG yang kompeten, sehingga adopsi kendaraan berbahan bakar gas dapat semakin luas. Upaya pengurangan emisi dan efisiensi biaya operasional transportasi bisa semakin optimal,” ujar Fajriyah, Selasa (1/7/2025).
Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian dan pengetahuan yang lebih baik bagi para peserta terkait energi terbarukan yakni BBG. Kemudian, membuat montir menjadi lebih mandiri dan memiliki efek berkelanjutan.
“Keberadaan teknisi BBG yang andal sangat penting untuk mendukung keberlanjutan ekosistem kendaraan berbahan bakar gas mengingat masih terbatasnya jumlah teknisi terlatih di berbagai daerah. Diharapkan proses konversi kendaraan BBG dapat dipercepat dan menjangkau wilayah yang lebih luas,” kata Fajriyah.
Direktur Utama Gagas Energi Indonesia Santiaji Gunawan menyatakan pelatihan ini juga mendukung optimalisasi infrastruktur dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Peningkatan jumlah kendaraan berbahan bakar gas juga mendukung optimalisasi pemanfaatan infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) milik PGN di seluruh Indonesia.
"Melalui pelatihan teknisi ini, kami berharap konversi kendaraan BBG dapat berjalan lebih cepat, aman, dan sesuai standar. Dengan biaya BBG yang lebih terjangkau dibandingkan BBM bersubsidi, masyarakat bisa menikmati penghematan signifikan sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi," katanya.
Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian dan pengetahuan yang lebih baik bagi para peserta terkait energi terbarukan yakni BBG. Kemudian, membuat montir menjadi lebih mandiri dan memiliki efek berkelanjutan.
“Keberadaan teknisi BBG yang andal sangat penting untuk mendukung keberlanjutan ekosistem kendaraan berbahan bakar gas mengingat masih terbatasnya jumlah teknisi terlatih di berbagai daerah. Diharapkan proses konversi kendaraan BBG dapat dipercepat dan menjangkau wilayah yang lebih luas,” kata Fajriyah.
Direktur Utama Gagas Energi Indonesia Santiaji Gunawan menyatakan pelatihan ini juga mendukung optimalisasi infrastruktur dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Peningkatan jumlah kendaraan berbahan bakar gas juga mendukung optimalisasi pemanfaatan infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) milik PGN di seluruh Indonesia.
"Melalui pelatihan teknisi ini, kami berharap konversi kendaraan BBG dapat berjalan lebih cepat, aman, dan sesuai standar. Dengan biaya BBG yang lebih terjangkau dibandingkan BBM bersubsidi, masyarakat bisa menikmati penghematan signifikan sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi," katanya.
Lihat Juga :