ChildFund International Jalankan Program Percepatan Penurunan Stunting di Kupang-Sumba Barat Daya
Kamis, 12 Juni 2025 - 18:24 WIB
“ASRP berkontribusi pada penurunan angka stunting dari dari 35,9% menjadi 28,6%. Program ini juga membantu penurunan gizi buruk berat dari 9,4% menjadi 3,2% dan gizi buruk dari 26,6% menjadi 12,7%. Sementara angka anak dengan berat badan sangat kurang menurun dari 21,9% menjadi 14,3%,” kata Pimpinan Yayasan Warga Upadaya FE Eriyanto, mitra inti ChildFund International di wilayah Bogor.
Pencapaian ini menunjukkan dampak pendekatan berbasis masyarakat yang berakar pada konteks dan kemitraan lokal.
Program ini sudah mendapat pengakuan dari Pemkot Bogor. "Program ini memberikan tiga hal kepada masyarakat. Pertama, edukasi terhadap pola asuh kepada anak, pengetahuan gizi bagi keluarga dan memberikan gambaran terkait pengembangan upaya penurunan stunting," kata Kepala Bapperida Kota Bogor Rudy Mashudi.
Kesuksesan program ini mendorong ChildFund International di Indonesia menggagas replikasi program di Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Yayasan Masyarakat Cita Madani sebagai mitra inti.
Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Barat Daya. “Dukungan dari berbagai pemangku kepentingan memegang peranan yang sangat penting dalam menjamin keberlanjutan program ini, mulai dari keluarga, masyarakat, pemerintah daerah, puskesmas, Bapperida, Dinas Kesehatan, DP3A, dan pihak terkait lainnya,” ujar Pimpinan Yayasan Cita Masyarakat Madani Silvester Seno.
Pencapaian ini menunjukkan dampak pendekatan berbasis masyarakat yang berakar pada konteks dan kemitraan lokal.
Program ini sudah mendapat pengakuan dari Pemkot Bogor. "Program ini memberikan tiga hal kepada masyarakat. Pertama, edukasi terhadap pola asuh kepada anak, pengetahuan gizi bagi keluarga dan memberikan gambaran terkait pengembangan upaya penurunan stunting," kata Kepala Bapperida Kota Bogor Rudy Mashudi.
Kesuksesan program ini mendorong ChildFund International di Indonesia menggagas replikasi program di Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Yayasan Masyarakat Cita Madani sebagai mitra inti.
Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Barat Daya. “Dukungan dari berbagai pemangku kepentingan memegang peranan yang sangat penting dalam menjamin keberlanjutan program ini, mulai dari keluarga, masyarakat, pemerintah daerah, puskesmas, Bapperida, Dinas Kesehatan, DP3A, dan pihak terkait lainnya,” ujar Pimpinan Yayasan Cita Masyarakat Madani Silvester Seno.
(jon)
Lihat Juga :