Observatorium Bosscha Amati Hilal Awal Dzulhijjah 2025 di Sabang dan Lembang

Selasa, 27 Mei 2025 - 16:37 WIB
“Untuk kondisi sekarang di Observatorium Bosscha, dari sisi elongasi sudah oke, bahkan saya lihat sudah lebih dari 6,4 derajat, sekitar 6,6. Hanya saja untuk ketinggian kita masih di bawah ambang batas, ini masih sekitar 1 derajat,” jelasnya.

Oleh karena itu, peluang pengamatan hilal di Lembang terbilang kecil.

“Kalau kita mengamat saat matahari terbenam itu memang kecil kemungkinannya karena terlalu rendah, satu derajat itu ketutupan pohon atau bukit. Cuma harapan kita, kalau langit seperti ini, kemungkinan ada. Tapi kami pastikan lagi,” kata Agus.

Berbeda dengan di Lembang, menurut Agus, peluang pengamatan hilal di Sabang lebih besar karena posisi bulan yang lebih tinggi.

“Untuk yang ambang 3 derajat saya katakan ada di Aceh, makanya salah satu tim dari kami pergi ke sana mengejar itu,” ujarnya.

Agus menuturkan jika pengamatan hilal ini akan dilakukan hingga bulan benar-benar terbenam. “Karena secara definisi, kalau bisa lihat sekarang, belum bisa disebut hilal,” tambah Agus.

Hasil dari pengamatan ini akan turut menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!