Begal Mahasiswa, Kawanan Bandit Bercelurit Dibekuk Polisi

Senin, 07 September 2020 - 16:36 WIB
Salah seorang begal mahasiswa yang dibekuk polisi. Foto: Abdullah M Surjaya/SINDOnews
JAKARTA - Kawanan bandit jalanan kembali beraksi dengan merampas sepeda motor dan telepon genggam milik seorang mahasiswa di depan PT Hampel, RT 5/11, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Namun, aksi mereka berhasil digagalkan petugas kepolisian yang sedang patroli dijalanan.

Kawanan bandit bersenjatakan celurit ini langsung diamankan petugas di sebuah rumah kosong di Gang RT 1/4, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria. Adapun tersangka yang diamankan itu di antaranya, AD (16), HL (19), SF (17) dan EAY (19). Sedangkan, LH dan AD masuk daftar pencarian orang (DPO).



Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, aksi pembegalan kawanan ini dilakukan pada Minggu 6 September 2020 pukul 04.30 WIB. "Petugas sedang memburu dua pelaku lainya yang berhasil meloloskan diri saat akan ditangkap," katanya di Bekasi, Senin (7/9/2020).

Peristiwa itu bermula saat korban Abdul Rahma Notanubun (22), saat berkendara menggunakan sepeda motor Honda Beat B 3789 KXD tiba-tiba dihadang kawanan begal di lokasi kejadian. Di bawah ancaman senjata tajam celurit, korban dipaksa menyerahkan sepeda motor dan telepon genggam merk Samsung. (Baca juga: Beraksi 54 Kali, Komplotan Begal di Tol Jakarta-Bekasi-Tangerang Digulung Polisi )

Namun, kata dia, korban masih melakukan perlawanan dan terjadi baku hantam antara korban dengan para tersangka. Disaat bersamaan, anggota Kepolisian Sektor Bekasi Kota sedang melaksanakan patroli antisipasi gangguan Kamtibmas mendengar suara teriakan minta tolong dan 'rampok, rampok, rampok'.

Kemudian anggota mendekati lokasi tersebut dan mendapati korban mengalami lebam pada wajah dan lengan tangan kanannya. Dari keterangan korban didapati pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha N Max B 4573 KPM warna merah dan Honda Mio B 3903 FET, petugas kemudian melakukan pengejaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!