Warga Desak Satgas Anti Premanisme Tindak Tegas Ormas Palang Jalan di Cikarang
Sabtu, 17 Mei 2025 - 07:41 WIB
Aksi pemalangan jalan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) di kawasan Zona Eropa Boulevard, Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi menuai protes keras dari warga dan pelaku usaha. Foto: Ist
BEKASI - Aksi pemalangan jalan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) di kawasan Zona Eropa Boulevard, Deltamas, Cikarang Pusat, menuai protes keras dari warga dan pelaku usaha. Tak hanya merugikan secara ekonomi, aksi tersebut juga menyulut kemarahan warganet yang mendesak aparat penegak hukum, khususnya Satgas Anti-Premanisme untuk bertindak tegas.
Agung, warga Desa Pasirranji mengungkapkan kekesalannya atas dampak pemblokiran jalan tersebut terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah pedagang mengalami penurunan omzet akibat perubahan arus lalu lintas yang menyebabkan konsumen berpindah ke kawasan lain.
Baca juga: Penanganan Premanisme Ormas Bukan Hanya Tanggung Jawab Polri
“Teman-teman saya yang berdagang di sini biasanya dapat pelanggan dari kawasan, sekarang mereka lewat jalan depan AEON. Di sana banyak tempat makan lain. Omzet turun jelas terganggu. Harapannya ini cepat selesai,” ujarnya, Sabtu (17/5/2025).
Pemalangan tersebut dilakukan oleh kelompok ormas yang terlihat dari bendera-bendera yang dipasang di lokasi. Dia berharap konflik antara pihak pengembang dan ahli waris dapat segera diselesaikan tanpa mengorbankan kenyamanan warga.
Aksi tersebut menjadi viral di media sosial usai video pemalangan diunggah akun Instagram @jabodetabek24info. Kolom komentar pun dibanjiri kemarahan publik yang meminta tindakan tegas dari pemerintah dan aparat keamanan.
Agung, warga Desa Pasirranji mengungkapkan kekesalannya atas dampak pemblokiran jalan tersebut terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah pedagang mengalami penurunan omzet akibat perubahan arus lalu lintas yang menyebabkan konsumen berpindah ke kawasan lain.
Baca juga: Penanganan Premanisme Ormas Bukan Hanya Tanggung Jawab Polri
“Teman-teman saya yang berdagang di sini biasanya dapat pelanggan dari kawasan, sekarang mereka lewat jalan depan AEON. Di sana banyak tempat makan lain. Omzet turun jelas terganggu. Harapannya ini cepat selesai,” ujarnya, Sabtu (17/5/2025).
Pemalangan tersebut dilakukan oleh kelompok ormas yang terlihat dari bendera-bendera yang dipasang di lokasi. Dia berharap konflik antara pihak pengembang dan ahli waris dapat segera diselesaikan tanpa mengorbankan kenyamanan warga.
Aksi tersebut menjadi viral di media sosial usai video pemalangan diunggah akun Instagram @jabodetabek24info. Kolom komentar pun dibanjiri kemarahan publik yang meminta tindakan tegas dari pemerintah dan aparat keamanan.
Lihat Juga :