Momen Iring-iringan Ambulans Evakuasi Korban Tewas Ledakan Amunisi di Garut, Warga: Ya Allah
Senin, 12 Mei 2025 - 21:19 WIB
Pemusnahan amunisi tidak layak pakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat memakan korban. Foto/SindoNews
GARUT - Pemusnahan amunisi tidak layak pakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat memakan korban. Setidaknya, terdapat 13 korban jiwa yang terdiri dari anggota TNI dan warga sipil.
Korban meninggal dunia kemudian dievakuasi ke RSUD Pamengpeuk. Momen iring-iringan dari lokasi kejadian ke RS yang dimaksud pun sempat terekam video amatir warga.
Hal itu sebagaimana terlihat di akun instagram @jakarta.viral. Dalam video tersebut, terlihat dua ambulans yang merupakan Toyota Hiace melintas di sebuah jalanan terbuat yang masih tanah. Di samping jalanan tersebut masih terlihat rimbun pepohonan.
Baca juga: Amunisi Kedaluwarsa yang Tewaskan 13 Orang di Garut Granat hingga Mortir
Warga sekitar pun tak kuasa menahan kesedihannya saat melihat kendaraan yang membawa jenazah melintas di depan mereka. "Ya Allah...," kata suara wanita dalam video tersebut dengan nanda lirih.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menyebut 13 orang meninggal dunia akibat insiden tragis dalam kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak pakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari Senin (12/5/2025), pukul 09.30 WIB.
Baca juga: Daftar 13 Korban Tewas Akibat Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut, 4 di Antaranya Anggota TNI
“Jadi memang betul pada 12 Mei 2025 pukul 09.30, bertempat di Desa Sagara Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut telah terjadi musibah di lokasi peledakan yang mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Pada saat kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak pakai atau amunisi expired,” katanya.
Korban meninggal dunia kemudian dievakuasi ke RSUD Pamengpeuk. Momen iring-iringan dari lokasi kejadian ke RS yang dimaksud pun sempat terekam video amatir warga.
Hal itu sebagaimana terlihat di akun instagram @jakarta.viral. Dalam video tersebut, terlihat dua ambulans yang merupakan Toyota Hiace melintas di sebuah jalanan terbuat yang masih tanah. Di samping jalanan tersebut masih terlihat rimbun pepohonan.
Baca juga: Amunisi Kedaluwarsa yang Tewaskan 13 Orang di Garut Granat hingga Mortir
Warga sekitar pun tak kuasa menahan kesedihannya saat melihat kendaraan yang membawa jenazah melintas di depan mereka. "Ya Allah...," kata suara wanita dalam video tersebut dengan nanda lirih.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menyebut 13 orang meninggal dunia akibat insiden tragis dalam kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak pakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari Senin (12/5/2025), pukul 09.30 WIB.
Baca juga: Daftar 13 Korban Tewas Akibat Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut, 4 di Antaranya Anggota TNI
“Jadi memang betul pada 12 Mei 2025 pukul 09.30, bertempat di Desa Sagara Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut telah terjadi musibah di lokasi peledakan yang mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Pada saat kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak pakai atau amunisi expired,” katanya.
Lihat Juga :