2 Sosok Purnawirawan Jenderal TNI yang Dukung Prabowo Tolak Ganti Wapres dan Reshuffle Kabinet

Senin, 05 Mei 2025 - 15:10 WIB
Wiranto, lahir pada 4 April 1947 di Yogyakarta, adalah seorang tokoh militer dan politik senior Indonesia yang memiliki perjalanan karier panjang di bidang pertahanan dan pemerintahan. Lulusan Akademi Militer tahun 1968 ini memulai karier militernya di berbagai satuan, termasuk Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Pada era Orde Baru, ia dipercaya menjadi ajudan Presiden Soeharto, yang kemudian membuka jalan bagi kenaikan pangkat dan jabatan strategis di tubuh TNI. Puncak karier militernya terjadi ketika ia diangkat sebagai Panglima ABRI pada Februari 1998, menjelang runtuhnya rezim Orde Baru.

Baca juga: Pembatalan Mutasi Letjen Kunto, Dino Patti Djalal: Sinyal Keras Istana Bahwa Panglima Tertinggi Adalah Presiden Prabowo

Dalam masa transisi menuju reformasi, Wiranto juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan. Namun, perannya dalam periode ini tidak lepas dari kontroversi, terutama terkait peristiwa kekerasan di Timor Timur pada 1999, yang memunculkan tuduhan pelanggaran HAM terhadap dirinya.

Setelah pensiun dari militer, Wiranto terjun ke dunia politik. Ia mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2004 melalui Partai Golkar, meskipun tidak berhasil melaju ke putaran kedua.

Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Wiranto kembali dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan dari 2016 hingga 2019. Setelah itu, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden hingga 2024.

2. Agum Gumelar

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!