Pengamat dan Aktivis Beri Masukan Pengelolaan Air Minum di Jakarta
Selasa, 18 Maret 2025 - 23:56 WIB
"Saya kira forum ini juga menjadi penting bagi kami untuk menyampaikan progres target cakupan layanan 100 persen di tahun 2030 serta menerima masukan konstruktif," ujarnya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025).
Perumda PAM Jaya tidak hanya terbuka terhadap kritik, tapi juga saran membangun agar bisa lebih baik lagi dalam memberikan layanan kepada warga Jakarta.
"Kita sudah on the track, namun demikian juga masih memerlukan energi tambahan. Termasuk dengan adanya masukan positif dari kawan-kawan aktivis," ucapnya.
Dia berharap peran NGO untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menggunakan air bersih atau air minum melalui jaringan perpipaan.
"Penggunaan air tanah saat ini memicu land subsidance hingga dapat memicu masalah kesehatan karena sumber air yang dibuat dekat dengan tangki septiktank," katanya.
Perumda PAM Jaya tidak hanya terbuka terhadap kritik, tapi juga saran membangun agar bisa lebih baik lagi dalam memberikan layanan kepada warga Jakarta.
"Kita sudah on the track, namun demikian juga masih memerlukan energi tambahan. Termasuk dengan adanya masukan positif dari kawan-kawan aktivis," ucapnya.
Dia berharap peran NGO untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menggunakan air bersih atau air minum melalui jaringan perpipaan.
"Penggunaan air tanah saat ini memicu land subsidance hingga dapat memicu masalah kesehatan karena sumber air yang dibuat dekat dengan tangki septiktank," katanya.
Lihat Juga :