BSI Salurkan Bantuan untuk Pesantren dan Anak Yatim di Bukittinggi
Senin, 17 Maret 2025 - 19:34 WIB
Hery Gunardi mengatakan, bantuan sosial merupakan bagian dari komitmen BSI sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga peduli pada masyarakat (people), terutama dalam memberikan bantuan dana kepada anak yatim dan mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan.
“Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs No.1 dan 3, yaitu mengurangi kemiskinan serta mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera," ujar Hery Gunardi dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).
Bantuan yang diberikan untuk Pondok Pesantren Ar Rasuli mencapai Rp240 juta, sedangkan total bantuan pendidikan untuk anak yatim di Sumatera Barat mencapai sekitar Rp350 juta. Pondok Pesantren Ar Rasuli, yang merupakan salah satu pesantren tertua di Sumatera Barat, didirikan oleh Syekh Sulaiman ar Rasuli, seorang ulama yang berperan besar dalam menyebarkan gagasan integrasi antara adat Minangkabau dan syariat Islam.
Menurut Hery Gunardi, jumlah anak yatim yang menerima santunan pada 2025 mengalami kenaikan signifikan, yakni sebesar 33,3% atau 1.111 orang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Nominal santunan juga meningkat sebesar 28,6%, dari Rp3,5 miliar menjadi Rp4,5 miliar.
Dari total 4.444 anak yatim yang menerima santunan, sebanyak 1.644 orang berasal dari Jabodetabek, sedangkan sisanya tersebar di 8 wilayah kerja BSI di seluruh Indonesia. Santunan yang diberikan oleh BSI berasal dari distribusi dana zakat perusahaan.
“Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs No.1 dan 3, yaitu mengurangi kemiskinan serta mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera," ujar Hery Gunardi dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).
Bantuan yang diberikan untuk Pondok Pesantren Ar Rasuli mencapai Rp240 juta, sedangkan total bantuan pendidikan untuk anak yatim di Sumatera Barat mencapai sekitar Rp350 juta. Pondok Pesantren Ar Rasuli, yang merupakan salah satu pesantren tertua di Sumatera Barat, didirikan oleh Syekh Sulaiman ar Rasuli, seorang ulama yang berperan besar dalam menyebarkan gagasan integrasi antara adat Minangkabau dan syariat Islam.
Menurut Hery Gunardi, jumlah anak yatim yang menerima santunan pada 2025 mengalami kenaikan signifikan, yakni sebesar 33,3% atau 1.111 orang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Nominal santunan juga meningkat sebesar 28,6%, dari Rp3,5 miliar menjadi Rp4,5 miliar.
Dari total 4.444 anak yatim yang menerima santunan, sebanyak 1.644 orang berasal dari Jabodetabek, sedangkan sisanya tersebar di 8 wilayah kerja BSI di seluruh Indonesia. Santunan yang diberikan oleh BSI berasal dari distribusi dana zakat perusahaan.
Lihat Juga :