Oknum Brimob Diduga Aniaya Karyawan Leasing di Kendari, Polda Sultra Lakukan Penyelidikan
Minggu, 16 Maret 2025 - 22:37 WIB
"Mobil ini ditemukan terparkir di Metro Pool and Cafe di Jalan Brigjen M Yoenoes, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari," kata Sarlun.
Mobil tersebut rupanya dikuasai oleh seorang personel Resimen Brimob Mabes Polri yang sedang bertugas di Kendari, Bharada Suratman. "Namun, saat proses mediasi, Bharada Suratman membawa lari mobil itu. Kami akhirnya melakukan pengejaran hingga berhasil menghentikan," bebernya.
Sarlun mengaku masih berusaha mengajak Bharada Suratman untuk bernegosiasi, tetapi ia justru mendapatkan ancaman. "Bharada Suratman berbalik mengancam akan membakar mobil tersebut beserta kantor PT MTF jika kendaraan itu diserahkan," ungkapnya.
Tak lama kemudian, lima orang diduga anggota Brimob datang membawa senjata tajam seperti badik, martil, dan besi, lalu menyerang tujuh karyawan PT MTF. "Beberapa polisi berusaha merebut handphone teman wanita kami berinisial E yang sedang merekam kejadian," jelas Sarlun.
Akibat kejadian ini, salah seorang karyawan, Sarjun melaporkan insiden tersebut ke Polda Sultra dan berharap kasus ini dapat diproses secara adil.
Mobil tersebut rupanya dikuasai oleh seorang personel Resimen Brimob Mabes Polri yang sedang bertugas di Kendari, Bharada Suratman. "Namun, saat proses mediasi, Bharada Suratman membawa lari mobil itu. Kami akhirnya melakukan pengejaran hingga berhasil menghentikan," bebernya.
Sarlun mengaku masih berusaha mengajak Bharada Suratman untuk bernegosiasi, tetapi ia justru mendapatkan ancaman. "Bharada Suratman berbalik mengancam akan membakar mobil tersebut beserta kantor PT MTF jika kendaraan itu diserahkan," ungkapnya.
Tak lama kemudian, lima orang diduga anggota Brimob datang membawa senjata tajam seperti badik, martil, dan besi, lalu menyerang tujuh karyawan PT MTF. "Beberapa polisi berusaha merebut handphone teman wanita kami berinisial E yang sedang merekam kejadian," jelas Sarlun.
Akibat kejadian ini, salah seorang karyawan, Sarjun melaporkan insiden tersebut ke Polda Sultra dan berharap kasus ini dapat diproses secara adil.
Lihat Juga :