Kisah Kerajaan di Sulsel Gempur Gabungan Pasukan Belanda dan Sidenreng
Rabu, 19 Februari 2025 - 09:52 WIB
Perlawanan di Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap Belanda tak hanya dikobarkan Sultan Hasanuddin. Beberapa kerajaan juga turut berperang melawan penindasan kolonial Belanda. Foto: Ist
PERLAWANANdi Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap Belanda tak hanya dikobarkan Sultan Hasanuddin. Beberapa kerajaan juga turut berperang melawan penindasan pemerintahan Belanda. Di daerah Suppa, pasukan kerajaan dan rakyat bersiap menghadapi kedatangan tentara Belanda.
Pada 4 Agustus 1824 pasukan Belanda di bawah pimpinan Letnan Laut Buys mendarat di Pare-Pare yaitu kota pelabuhan yang terletak beberapa kilometer berlokasi sebelah selatan Suppa. Kedatangan mereka disambut prajurit Suppa dengan perlawanan yang kuat.
Baca juga: Jejak Kerajaan-kerajaan Besar yang Pernah Berkuasa di Kabupaten Bogor
Karena kekuatan Belanda yang kecil, pasukan itu akhirnya meminta bantuan dan diberikan tambahan pasukan oleh negara Sidenreng yang berkoalisi dengan Belanda. Namun, kekuatan pasukan Suppa dan koalisi rakyatnya membuat Belanda gigit jari.
Pada 4 Agustus 1824 pasukan Belanda di bawah pimpinan Letnan Laut Buys mendarat di Pare-Pare yaitu kota pelabuhan yang terletak beberapa kilometer berlokasi sebelah selatan Suppa. Kedatangan mereka disambut prajurit Suppa dengan perlawanan yang kuat.
Baca juga: Jejak Kerajaan-kerajaan Besar yang Pernah Berkuasa di Kabupaten Bogor
Karena kekuatan Belanda yang kecil, pasukan itu akhirnya meminta bantuan dan diberikan tambahan pasukan oleh negara Sidenreng yang berkoalisi dengan Belanda. Namun, kekuatan pasukan Suppa dan koalisi rakyatnya membuat Belanda gigit jari.
Lihat Juga :