Kisah Yoga Sugama, Jenderal Intelijen yang Berani Bisiki Soeharto Mundur dan Tak Melanjutkan Kekuasaan
Minggu, 02 Februari 2025 - 10:45 WIB
Yoga adalah jenderal yang saat itu menjabat Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) yang merangkap Kepala Staf Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kaskopkamtib).
Meski menginginkan Soeharto tidak kembali mencalonkan diri, Yoga sebenarnya termasuk dalam lingkaran orang terdekat Presiden.
Yoga mulai mengenal dekat Soeharto ketika masih bertugas sebagai Asisten Kodam Diponegoro. Kedekatan inilah yang membuatnya sangat peduli dengan sang Presiden.
Jenderal intelijen itu meminta Soeharto mundur bukan tanpa alasan. Menurut Yoga, puncak keemasan kekuasaan Soeharto telah tercapai, sehingga sudah waktunya bagi Soeharto yang lanjut usia untuk pensiun dan beristirahat.
Bisnis keluarga dan anak-anak Soeharto yang semakin besar dan berpotensi menjadi sasaran tembak juga menjadi pertimbangan.
Yoga kemudian menyampaikan maksudnya tersebut ketika berada di pertemuan kecil di Jalan Cendana, Jakarta Pusat bersama Benny Moerdani dan Sudharmono.
Meski menginginkan Soeharto tidak kembali mencalonkan diri, Yoga sebenarnya termasuk dalam lingkaran orang terdekat Presiden.
Yoga mulai mengenal dekat Soeharto ketika masih bertugas sebagai Asisten Kodam Diponegoro. Kedekatan inilah yang membuatnya sangat peduli dengan sang Presiden.
Jenderal intelijen itu meminta Soeharto mundur bukan tanpa alasan. Menurut Yoga, puncak keemasan kekuasaan Soeharto telah tercapai, sehingga sudah waktunya bagi Soeharto yang lanjut usia untuk pensiun dan beristirahat.
Bisnis keluarga dan anak-anak Soeharto yang semakin besar dan berpotensi menjadi sasaran tembak juga menjadi pertimbangan.
Yoga kemudian menyampaikan maksudnya tersebut ketika berada di pertemuan kecil di Jalan Cendana, Jakarta Pusat bersama Benny Moerdani dan Sudharmono.
Lihat Juga :