Festival Bandeng Rawa Belong Sambut Imlek, Pj Gubernur Teguh Ungkap Nilai Sejarahnya

Selasa, 28 Januari 2025 - 11:48 WIB
Ikan bandeng berukuran jumbo dengan berat 8,5 kilogram pun turut dilelang dan dibeli seharga Rp6 juta oleh Teguh Setyabudi dan Pramono Anung masing-masing satu ekor. Teguh mengatakan Festival Bandeng ini memiliki nilai sejarah amat penting dan bersimbol keberuntungan serta kemakmuran.

"Pastinya Festival Bandeng ini memiliki nilai yang sangat penting dan memiliki sejarah panjang kuliner dan perdagangan masyarakat Betawi yang ada kaitannya dengan simbol keberuntungan dan kemakmuran. Ikan bandeng juga kerap hadir sebagai lambang doa dan harapan baik dalam berbagai acara adat," kata Teguh dalam sambutannya, Selasa (28/1/2025).

"Tradisi nganter bandeng merupakan tradisi Betawi yang dilakukan untuk menyambut misalnya Tahun Baru Imlek. Dan ini juga menjadi cermin kebersamaan dan kehormatan terhadap budaya yang sarat makna," tambahnya.

Teguh memastikan stok ikan bandeng yang diperjualbelikan merupakan segar dan baru dari Pasar Ikan Muara Angke. Selain itu telah melalui uji sampel, sehingga layak untuk dikonsumsi masyarakat tanpa formalin atau pengawet lainnya.

"Acara Festival Bandeng 2025 sebagaimana yang tadi disampaikan ketua panitia, sungguh ini adalah hal yang menyenangkan kita semuanya. Dan pastinya bandeng yang ada ini adalah stok dari ikan baru yang berasal dari Pasar Grosir Ikan Muara Angke. Pengujian sudah dilakukan secara sampling, dan Insya Allah seluruh ikan berada dalam kondisi segar tanpa formalin," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!