Pesan Terakhir Jenderal Kopassus saat Bertemu Musuh, Perintahkan Anak Buah Habisi Nyawanya
Rabu, 01 Januari 2025 - 10:57 WIB
Namun, mereka hanya bersedia bertemu dengan Soegito. Saat pertemuan berlangsung di Markas Koopskam, situasi menjadi tegang karena kelompok Mauk Muruk datang dengan senjata lengkap dan menolak untuk melucuti senjatanya sebelum bertemu Soegito. Menyadari potensi bahaya, Soegito memberikan perintah tegas kepada staf pribadinya, Sertu Pardi. “Kalau terjadi apa-apa, kamu tembak ke tempat duduk saya,” ujar Soegito dikutip SINDOnews, Rabu (1/1/2025).
Mendapat perintah tersebut, Sertu Pardi bertanya kemungkinan Soegito terkena tembakan. “Tidak peduli, tembak, habiskan saja.”
Baca juga: Dapat Promosi Jabatan, 13 Kombes Pol Pecah Bintang
Meskipun situasi saat itu sangat menegangkan, Soegito selamat dari pertemuan tersebut. Setelah pertemuan, senjata-senjata yang diserahkan diperiksa, dan ditemukan satu senjata yang masih berisi peluru siap tembak.
Dalam pertemuan yang menegangkan tersebut, Soegito berhasil meyakinkan Mauk Muruk untuk mengajak kelompok bersenjata lainnya menyerahkan diri. Beberapa tahun kemudian, Mauk Muruk pindah ke Lisabon, mungkin karena khawatir akan dibunuh oleh rekan-rekannya yang tidak menyerah, atau karena konflik dengan Xanana Gusmao.
Mendapat perintah tersebut, Sertu Pardi bertanya kemungkinan Soegito terkena tembakan. “Tidak peduli, tembak, habiskan saja.”
Baca juga: Dapat Promosi Jabatan, 13 Kombes Pol Pecah Bintang
Meskipun situasi saat itu sangat menegangkan, Soegito selamat dari pertemuan tersebut. Setelah pertemuan, senjata-senjata yang diserahkan diperiksa, dan ditemukan satu senjata yang masih berisi peluru siap tembak.
Dalam pertemuan yang menegangkan tersebut, Soegito berhasil meyakinkan Mauk Muruk untuk mengajak kelompok bersenjata lainnya menyerahkan diri. Beberapa tahun kemudian, Mauk Muruk pindah ke Lisabon, mungkin karena khawatir akan dibunuh oleh rekan-rekannya yang tidak menyerah, atau karena konflik dengan Xanana Gusmao.
Lihat Juga :