Hadirkan Pegiat Zakat ASEAN dan Jordania, Baznas RI Kembali Gelar Konferensi Zakat Internasional ke-8
Rabu, 18 Desember 2024 - 17:25 WIB
"Konferensi ini bukan hanya forum untuk berbagi praktik terbaik, tetapi juga peluang untuk menciptakan kemitraan yang abadi demi menghasilkan dampak yang nyata," ucapnya.
Kiai Noor menekankan bahwa zakat memiliki potensi yang luar biasa. Zakat bukan sekadar kewajiban finansial, tetapi juga kekuatan untuk perubahan sosial, sarana untuk mengembalikan martabat, dan alat untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan merata.
"Saya yakin bahwa diskusi dan kolaborasi yang kita bentuk di ICONZ ke-8 hari ini akan membuka jalan bagi pencapaian yang lebih besar di masa mendatang," ujarnya.
Kegiatan ICONZ ke-8 ini juga disambut baik oleh para pegiat zakat dari ASEAN dan Jordania.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS atas terselenggaranya ICONZ ke-8. BAZNAS telah menjadi lembaga yang kuat, dan menjadi rujukan bagi negara-negara lain," ujar General Secretary World Zakat and Waqf Forum (WZWF) H.E. Datuk Ghazali Md. dari Malaysia.
Kiai Noor menekankan bahwa zakat memiliki potensi yang luar biasa. Zakat bukan sekadar kewajiban finansial, tetapi juga kekuatan untuk perubahan sosial, sarana untuk mengembalikan martabat, dan alat untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan merata.
"Saya yakin bahwa diskusi dan kolaborasi yang kita bentuk di ICONZ ke-8 hari ini akan membuka jalan bagi pencapaian yang lebih besar di masa mendatang," ujarnya.
Kegiatan ICONZ ke-8 ini juga disambut baik oleh para pegiat zakat dari ASEAN dan Jordania.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS atas terselenggaranya ICONZ ke-8. BAZNAS telah menjadi lembaga yang kuat, dan menjadi rujukan bagi negara-negara lain," ujar General Secretary World Zakat and Waqf Forum (WZWF) H.E. Datuk Ghazali Md. dari Malaysia.
Lihat Juga :