Gadis Belia Ditemukan Merintih di Persawahan Mojokerto, Kaki Terikat Kepala Penuh Luka
Selasa, 17 Desember 2024 - 07:05 WIB
Gadis ditemukan terluka dan terikat di tengah areal persawahan Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/12/2024) malam. FOTO/SHOLAHUDIN
MOJOKERTO - Warga Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto , Jawa Timur digegerkan oleh penemuan seorang korban penganiayaan di areal persawahan, Senin (16/12/2024) malam. Korban ditemukan dalam kondisi penuh luka di kepala dan kaki terikat.
Penemuan ini segera dilaporkan ke Polsek Pungging, dan korban dilarikan ke Rumah Sakit Profesor Doktor Sukandar, Kecamatan Mojosari, untuk mendapatkan perawatan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui bernama Fitri Dana Sugiarto (19), warga Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Menurut Nur Said, salah satu warga yang pertama kali menemukan korban, ia mendengar suara mencurigakan di jalan perkampungan tersebut. Ketika mengecek bersama istri, keduanya menemukan korban dalam kondisi tergeletak di tumpukan jerami dengan luka parah di kepala.
“Saya dengar suara dari jalan, lalu saya sama istri ke lokasi. Ternyata ada anak muda, perempuan, di bawah tumpukan alang-alang dengan luka parah di kepala. Ada seorang laki-laki sebelumnya lewat, kelihatan tergesa-gesa," kata Nur Said, Senin (16/12/2024) malam.
Misran, ayah korban, menyampaikan bahwa sebelumnya anaknya berpamitan untuk keluar mencari makan. Namun, sebelum pergi, korban diminta membeli token listrik. Misran juga menambahkan bahwa korban memiliki sejumlah teman di Mojosari.
Penemuan ini segera dilaporkan ke Polsek Pungging, dan korban dilarikan ke Rumah Sakit Profesor Doktor Sukandar, Kecamatan Mojosari, untuk mendapatkan perawatan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui bernama Fitri Dana Sugiarto (19), warga Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Menurut Nur Said, salah satu warga yang pertama kali menemukan korban, ia mendengar suara mencurigakan di jalan perkampungan tersebut. Ketika mengecek bersama istri, keduanya menemukan korban dalam kondisi tergeletak di tumpukan jerami dengan luka parah di kepala.
“Saya dengar suara dari jalan, lalu saya sama istri ke lokasi. Ternyata ada anak muda, perempuan, di bawah tumpukan alang-alang dengan luka parah di kepala. Ada seorang laki-laki sebelumnya lewat, kelihatan tergesa-gesa," kata Nur Said, Senin (16/12/2024) malam.
Misran, ayah korban, menyampaikan bahwa sebelumnya anaknya berpamitan untuk keluar mencari makan. Namun, sebelum pergi, korban diminta membeli token listrik. Misran juga menambahkan bahwa korban memiliki sejumlah teman di Mojosari.