37 Makam di TPU Cikutra Dipastikan Terdampak Longsor
Sabtu, 02 Mei 2020 - 21:40 WIB
Suardi menuturkan longsor terjadi akibat hujan deras pada Jumat malam. Arus air Sungai Cidurian sangat deras mengikis kirmir atau sempadan sungai yang di atasnya terdapat sejumlah makam.
"Makam yang terdampak oleh longsor ini berada di blok E dan F. Untuk jenazah yang sudah dievakuasi, kita makamkan di blok G, seluruhnya," tutur Suardi.
Sebelumnya,Kepala UPT Wilayah 3 Dinas Penataan Ruang Kota Bandung Sumpena mengatakan, terdapat 29 makam yang terdampak longsor dan tergerus air sungai. Sebanyak 14 makam di antaranya rusak berat.
"Ada yang masih dicari (janazahnya). Yang sudah ditemukan tiga (jenazah). Sementara yang harus segera dipindahkan ada 15 makam, karena kondisinya mengkhawatirkan, harus segera kami antisipasi," kata Sumpena.
Sementara itu, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung melaporkan, telah mengevakuasi satu jenazah yang hanyut di Sungai Cidurian, Sebtu (2/5/2020).
"Makam yang terdampak oleh longsor ini berada di blok E dan F. Untuk jenazah yang sudah dievakuasi, kita makamkan di blok G, seluruhnya," tutur Suardi.
Sebelumnya,Kepala UPT Wilayah 3 Dinas Penataan Ruang Kota Bandung Sumpena mengatakan, terdapat 29 makam yang terdampak longsor dan tergerus air sungai. Sebanyak 14 makam di antaranya rusak berat.
"Ada yang masih dicari (janazahnya). Yang sudah ditemukan tiga (jenazah). Sementara yang harus segera dipindahkan ada 15 makam, karena kondisinya mengkhawatirkan, harus segera kami antisipasi," kata Sumpena.
Sementara itu, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung melaporkan, telah mengevakuasi satu jenazah yang hanyut di Sungai Cidurian, Sebtu (2/5/2020).
Lihat Juga :