Unsri Bentuk Tim Investigasi Usut Insiden Pemukulan Dokter Koas
Senin, 16 Desember 2024 - 13:46 WIB
Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof Taufiq Marwa prihatin atas pemukulan yang dialami dokter koas FK Unsri, Muhammad Luthfi. Foto/Dede Febriansyah
PALEMBANG - Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof Taufiq Marwa prihatin atas pemukulan yang dialami dokter koas FK Unsri, Muhammad Luthfi. Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan Fadilla alias Datuk (36) tersebut tak dapat dibenarkan dan pihak kampus mengecam hal tersebut.
"Kami mengecam dengan tegas setiap bentuk kekerasan dalam lingkungan kampus maupun di luar kampus," ujar Taufiq, Senin (16/12/2024).
Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga kampus, Taufiq menyatakan segera membentuk tim investigasi internal untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden ini.
Baca juga: Pria Pemukul Dokter Koas di Palembang Ditetapkan sebagai Tersangka
Taufiq menerangkan, tim tersebut bertugas untuk mengidentifikasi permasalahan, mendalami fakta dan mencari jalan penyelesaian yang terbaik.
"Kami mengecam dengan tegas setiap bentuk kekerasan dalam lingkungan kampus maupun di luar kampus," ujar Taufiq, Senin (16/12/2024).
Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga kampus, Taufiq menyatakan segera membentuk tim investigasi internal untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden ini.
Baca juga: Pria Pemukul Dokter Koas di Palembang Ditetapkan sebagai Tersangka
Taufiq menerangkan, tim tersebut bertugas untuk mengidentifikasi permasalahan, mendalami fakta dan mencari jalan penyelesaian yang terbaik.