Polisi Sebut Anak Bunuh Ayah dan Nenek Tak Merasa Ditekan Dalam Belajar

Rabu, 04 Desember 2024 - 14:25 WIB
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengatakan, anak yang membunuh ayah dan neneknya tak merasa ditekan dalam belajar. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Polisi menanggapi isu yang beredar jika MAS (14) mengalami depresi hingga tega membunuh ayah dan neneknya lantaran dipaksa belajar. Namun, MAS justru membantahnya dan merasa tidak ditekan.

"Ya kita bertanya karena banyak beredar dia dipaksa untuk belajar. Tetapi sejauh ini, setelah kita tanyakan, dia memang disuruh belajar, tapi dia itu sudah hal biasa bagi anak yang berkonflik dengan hukum ini," ujar Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, Rabu (4/12/2024).



Meski disuruh belajar orang tuanya, kata dia, MAS merasa itu hal biasa baginya dan telah menganggapnya sebagai sebuah kebiasaan belaka. MAS pun tak merasa ditekan oleh orang tuanya dalam belajar itu.

Baca juga: Terungkap! Isi Handphone Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Cilandak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!