3 Dugaan Kecurangan Pilkada Jakarta 2024 yang Diungkap Tim Ridwan Kamil-Suswono

Kamis, 28 November 2024 - 16:29 WIB

Dugaan Kecurangan Pilkada Jakarta 2024

1. Pembagian Sembako

Salah satu bentuk dugaan kecurangan yang disampaikan Timses RIDO adalah pembagian sembako. Mereka mengklaim aktivitas semacam itu dilakukan di masa tenang atau menjelang hari pencoblosan.

"Ternyata dugaan kami betul, beberapa tempat termasuk di Pulau Seribu telah ditemukan banyak sekali sembako yang siap edar. Inilah salah satu faktor yang mencederai proses Pilkada Jakarta ternyata masih ada yang menggunakan dengan cara-cara curang yaitu money politic dan penyebaran sembako di hari tenang," ujar Riza Patria di Kantor DPD Partai Golkar, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024).

Mendapati temuan itu, dia mengajak masyarakat aktif melaporkan kecurangan sebagai bagian dari upaya mengawal proses demokrasi yang bersih. Pihaknya memberikan hadiah Rp10 juta bagi siapa pun yang memberi bukti kuat berupa foto atau video terkait bentuk kecurangan seperti pembagian sembako selama masa tenang maupun sebelum pencoblosan.

2. Politik Uang

Bicara bentuk kecurangan pilkada, salah satunya yang sering dijumpai adalah politik uang. Teknisnya sederhana yakni memberi calon pemilih uang dengan imbalan nantinya dia mencoblos sesuai permintaan pemberinya.

Pada Pilkada Jakarta 2024, dugaan kecurangan dalam bentuk ini juga disampaikan Riza Patria. Pihaknya mengklaim telah menemukan indikasi kecurangan berupa money politic dan berharap aparat mengusutnya. "Tidak boleh dibiarkan. Berarti ada oknum yang bermain,” kata Riza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!