Survei PKHP UIN Jakarta: RK-Suswono Berpotensi Menang 1 Putaran
Selasa, 19 November 2024 - 20:49 WIB
Direktur Eksekutif PKHP UIN Jakarta Rizki Bahtiar Rifaldi mengatakan, hasil survei ini menunjukkan dominasi elektabilitas yang signifikan dari pasangan Ridwan Kamil-Suswono dengan 53% dukungan. Menjadikan mereka sebagai kandidat terdepan dalam persaingan Pilkada Jakarta 2024.
"Angka ini menunjukkan bahwa Ridwan Kamil yang merupakan mantan Gubernur Jawa Barat mendapatkan kepercayaan besar dari pemilih Jakarta, terutama berkat citranya sebagai pemimpin yang inovatif dan memiliki rekam jejak yang baik dalam mengelola pemerintahan," ujar Rizki.
Sementara, Pramono Anung-Rano Karno mendapatkan 36% dukungan. Meskipun berada di posisi kedua, angka ini menunjukkan bahwa pasangan ini memiliki basis dukungan yang cukup solid, terutama di kalangan pemilih yang mengutamakan pengalaman pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Adapun Dharma Pongrekun-Kun Wardana, meskipun baru mendapatkan 5% dukungan, tetap menjadi bagian dari dinamika kontestasi Pilkada Jakarta 2024. Angka ini menunjukkan bahwa mereka masih menghadapi tantangan besar dalam membangun popularitas dan menarik dukungan masyarakat yang lebih luas," katanya.
Survei ini juga mencatat 6% responden belum menentukan pilihan mereka, yang menunjukkan adanya potensi pergeseran preferensi pemilih menjelang hari H pemilihan.
"Angka ini menunjukkan bahwa Ridwan Kamil yang merupakan mantan Gubernur Jawa Barat mendapatkan kepercayaan besar dari pemilih Jakarta, terutama berkat citranya sebagai pemimpin yang inovatif dan memiliki rekam jejak yang baik dalam mengelola pemerintahan," ujar Rizki.
Sementara, Pramono Anung-Rano Karno mendapatkan 36% dukungan. Meskipun berada di posisi kedua, angka ini menunjukkan bahwa pasangan ini memiliki basis dukungan yang cukup solid, terutama di kalangan pemilih yang mengutamakan pengalaman pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Adapun Dharma Pongrekun-Kun Wardana, meskipun baru mendapatkan 5% dukungan, tetap menjadi bagian dari dinamika kontestasi Pilkada Jakarta 2024. Angka ini menunjukkan bahwa mereka masih menghadapi tantangan besar dalam membangun popularitas dan menarik dukungan masyarakat yang lebih luas," katanya.
Survei ini juga mencatat 6% responden belum menentukan pilihan mereka, yang menunjukkan adanya potensi pergeseran preferensi pemilih menjelang hari H pemilihan.
Lihat Juga :