Sekolah Semanggi II Digelar, Menggali Potensi Aset Jakarta untuk Raih Benefit
Sabtu, 09 November 2024 - 15:52 WIB
Wakil Kepala Bappeda Jakarta Tri Indrawan mengatakan, pengelolaan aset daerah berupa tanah dan lainnya itu sudah dibuka peluangnya. Yang harus dipelajari adalah RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang).
”Namun jika ada lokasi yang strategis namun pertuntukkannya ialah RTH (Ruang Terbuka Hijau)-nya, tetapi jika dimaksimalkan memiliki benefit dan manfaat untuk masyarakat itu bisa disinergikan,” katanya.
Tri Indrawan menambahkan, saat ini kita tidak bisa berfikir dengan pola-pola lama. Jika asetnya memiliki nilai komersial yang memiliki benefit dan manfaat ekonomi yang besar, kita jangan berfikir tak bisa dimanfaatkan karena RTH-nya tinggi.
“Kita manfaatkan, bahkan harus bisa kita tingkatkan penggunaannya. Karena kita konsepnya benefit, dan teman-teman swasta melihatnya profit. Dan jika proposal penawaranya memberikan benefit tinggi maka bisa juga harganya bisa dibawah harga pasar. Tapi kita tetapkan pengelolaannya memberikan benefit seluas-luasnya bagi masyarakat, dampak ekonominya,” imbuhnya.
Presiden EAROPH Indonesia Andira Reoputra menyebutkan, semoga Sekolah Semanggi Batch II ini bisa memberikan pengetahuan baru bagi kita bersama. Diretur Utama Sarana Jaya (BUMD) ini menegaskan acara ini bertujuan mengembangkan dengan Jakarta sebagai kota global.
Selain itu menurutnya bisa memberikan ide, embrio baru terkait peluang baru untuk mengembangkan Jakarta menjadi kota global. ”Saya senang dengan tema Sekolah Semanggi Batch II ini dan semoga ada pengetahuan baru bagi teman-teman untuk mengakses akses yang diinginkan,” tegasnya.
”Namun jika ada lokasi yang strategis namun pertuntukkannya ialah RTH (Ruang Terbuka Hijau)-nya, tetapi jika dimaksimalkan memiliki benefit dan manfaat untuk masyarakat itu bisa disinergikan,” katanya.
Tri Indrawan menambahkan, saat ini kita tidak bisa berfikir dengan pola-pola lama. Jika asetnya memiliki nilai komersial yang memiliki benefit dan manfaat ekonomi yang besar, kita jangan berfikir tak bisa dimanfaatkan karena RTH-nya tinggi.
“Kita manfaatkan, bahkan harus bisa kita tingkatkan penggunaannya. Karena kita konsepnya benefit, dan teman-teman swasta melihatnya profit. Dan jika proposal penawaranya memberikan benefit tinggi maka bisa juga harganya bisa dibawah harga pasar. Tapi kita tetapkan pengelolaannya memberikan benefit seluas-luasnya bagi masyarakat, dampak ekonominya,” imbuhnya.
Presiden EAROPH Indonesia Andira Reoputra menyebutkan, semoga Sekolah Semanggi Batch II ini bisa memberikan pengetahuan baru bagi kita bersama. Diretur Utama Sarana Jaya (BUMD) ini menegaskan acara ini bertujuan mengembangkan dengan Jakarta sebagai kota global.
Selain itu menurutnya bisa memberikan ide, embrio baru terkait peluang baru untuk mengembangkan Jakarta menjadi kota global. ”Saya senang dengan tema Sekolah Semanggi Batch II ini dan semoga ada pengetahuan baru bagi teman-teman untuk mengakses akses yang diinginkan,” tegasnya.
Lihat Juga :