Nestapa Korban Gempa Bandung, Makan Singkong Rebus Tiap Malam dan Terserang Penyakit
Sabtu, 21 September 2024 - 13:11 WIB
Sehingga mereka tidur berdesakan tanpa alas tidur yang layak, menyebabkan mereka rentan terkena penyakit kulit dan gangguan kesehatan lainnya. Bantuan untuk korban gempa sebenarnya terus berdatangan ke posko utama di Kecamatan Kertasari.
Namun, di daerah-daerah terpencil seperti Kampung Hamerang, distribusi bantuan belum mencapai seluruh warga. Makanan, perlengkapan tidur, hingga tenda pengungsian masih belum merata didistribusikan oleh petugas.
Menanggapi hal itu, Wakapolresta Bandung AKBP Maruli Pardede bersama jajarannya telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan terhadap seluruh warga yang membutuhkan bantuan.
Baca juga: Kisah Tragis Lettu Sudaryanto, Gugur dalam Pelukan Prabowo Subianto di Operasi Seroja Timor Timur
Para pengungsi berharap distribusi bantuan dari pemerintah segera sampai, mengingat kondisi mereka yang semakin sulit. “Kami terjunkan anggota ke lokasi untuk memberikan bantuan, kami koordinasikan dengan pemerintah setempat,” kata Maruli.
Sebelumnya, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung, Rabu (18/9) kemarin. Sebanyak 1.007 unit rumah dilaporkan rusak, daerah terparah dilaporkan terjadi di Kabupaten Bandung.
Namun, di daerah-daerah terpencil seperti Kampung Hamerang, distribusi bantuan belum mencapai seluruh warga. Makanan, perlengkapan tidur, hingga tenda pengungsian masih belum merata didistribusikan oleh petugas.
Menanggapi hal itu, Wakapolresta Bandung AKBP Maruli Pardede bersama jajarannya telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan terhadap seluruh warga yang membutuhkan bantuan.
Baca juga: Kisah Tragis Lettu Sudaryanto, Gugur dalam Pelukan Prabowo Subianto di Operasi Seroja Timor Timur
Para pengungsi berharap distribusi bantuan dari pemerintah segera sampai, mengingat kondisi mereka yang semakin sulit. “Kami terjunkan anggota ke lokasi untuk memberikan bantuan, kami koordinasikan dengan pemerintah setempat,” kata Maruli.
Sebelumnya, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung, Rabu (18/9) kemarin. Sebanyak 1.007 unit rumah dilaporkan rusak, daerah terparah dilaporkan terjadi di Kabupaten Bandung.
Lihat Juga :