Polres Padang Pariaman Ungkap Alasan IS Perkosa dan Bunuh Gadis Penjual Gorengan
Jum'at, 20 September 2024 - 08:35 WIB
Kasus ini berawal dari penemuan mayat Nia Kurnia Sari (18), seorang gadis penjual gorengan, di Kampung Jua, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Korban sempat hilang selama dua hari sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Tersangka, Indra Septiarman (26), telah mengakui bahwa dirinya membunuh dan memperkosa korban. Pengakuan ini terungkap dalam pemeriksaan awal yang dilakukan di Polres Padang Pariaman setelah penangkapan pada Kamis (19/9).
Baca juga: Kisah Cinta Idjon Djanbi, Legenda Kopassus yang Ceraikan Wanita Inggris demi Mojang Sunda
Tersangka ditemukan bersembunyi di plafon rumah kosong milik warga. ”Kami menemukan tersangka setelah mendeteksi gerak-gerik di rumah yang kosong dengan pintu terbuka. Ada barang-barang yang berserakan, sehingga kami yakin ada seseorang di dalam,” ungkapnya.
Faisol menjelaskan bahwa tersangka terus berpindah-pindah tempat selama pelariannya. Polisi masih mendalami motif dan modus pembunuhan yang dilakukan tersangka. ”Pengakuannya masih berubah-ubah, sehingga kami akan memberikan penjelasan lebih lanjut,” tegasnya.
Tersangka, Indra Septiarman (26), telah mengakui bahwa dirinya membunuh dan memperkosa korban. Pengakuan ini terungkap dalam pemeriksaan awal yang dilakukan di Polres Padang Pariaman setelah penangkapan pada Kamis (19/9).
Baca juga: Kisah Cinta Idjon Djanbi, Legenda Kopassus yang Ceraikan Wanita Inggris demi Mojang Sunda
Tersangka ditemukan bersembunyi di plafon rumah kosong milik warga. ”Kami menemukan tersangka setelah mendeteksi gerak-gerik di rumah yang kosong dengan pintu terbuka. Ada barang-barang yang berserakan, sehingga kami yakin ada seseorang di dalam,” ungkapnya.
Faisol menjelaskan bahwa tersangka terus berpindah-pindah tempat selama pelariannya. Polisi masih mendalami motif dan modus pembunuhan yang dilakukan tersangka. ”Pengakuannya masih berubah-ubah, sehingga kami akan memberikan penjelasan lebih lanjut,” tegasnya.
(ams)