Perjuangan Berat Warga Evakuasi Korban Banjir Masuk Kolong Mobil

Sabtu, 02 Mei 2020 - 09:00 WIB
Warga tengah berupaya menolong korban terseret banjir di Kota Semarang, Jumat (1/5/2020) malam. FOTO/CAPTURE/IST
SEMARANG - Proses evakuasi korban yang terseret arus hingga masuk kolong mobil di Jalan Pleburan Raya Kota Semarang berjalan tak mudah. Derasnya arus banjir yang memenuhi badan jalan menjadi kendala utama bagi warga.

"Korban di bawah mobil posisi di bawah agak sulit dievakuasi, karena arus air yang dari arah Taman Singosari sangat kenceng," kata seorang warga Risky, Sabtu (2/5/2020). "Lalu mobil diangkat sedikit agar korban bisa dievakuasi lebih mudah," katanya.



Dia menjelaskan, peristiwa nahas itu bermula dari hujan deras pada Jumat, 1 Mei mulai menjelang buka puasa. Hujan berlangsung lama, mengakibatkan saluran air meluap hingga menggenangi badan jalan. Gelontoran air juga mengalir deras hingga membahayakan pengguna jalan. (Baca juga: Ini Identitas Korban Tewas Terseret Banjir di Kolong Mobil yang Viral )

Sekitar pukul 18.30 WIB, korban bernama Max Haryanto (63), berniat memindahkan mobil bernopol G-8931-DA yang terparkir di depan rumah Jalan Pleburan Raya Nomor 14. Tak hanya hujan deras, genangan air di jalanan juga semakin meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!