Pendidikan dan Transportasi Akibatkan Inflasi di Jakarta

Selasa, 03 September 2024 - 19:06 WIB
Secara terperinci, dia memaparkan inflasi sektor pendidikan naik dari 0,73 persen menjadi 0,87 persen. Bahkan, sektor ini menyumbang 0,06 persen inflasi Jakarta.

"Peningkatan inflasi terutama didorong oleh meningkatnya biaya SD dan SMP sejalan dengan masuknya periode tahun ajaran baru anak sekolah," katanya.

Sementara terhadap transportasi, kenaikan inflasi dikarenakan penyesuaian harga BBM pada Agustus 2024 yang menyumbang inflasi sebesar 0,02 persen dengan besaran inflasi bulanan sebesar 0,15 persen. Beruntung penurunan tarif angkutan udara menjadi penahan meningkatnya inflasi tidak tinggi.

Meski demikian, Arlyana menegaskan inflasi Jakarta masih terkendali. Hal ini tidak terlepas dari sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jakarta yang semakin kuat.

Karena itu, dia berencana lebih memperkuat sinergi yang ada sehingga upaya menahan laju inflasi 2,5±1 persen pada tahun 2024 tetap terkendali.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!