Dijadikan Ritual Sesat, 41 Makam Keramat Palsu Dihancurkan Warga Pelabuhanratu
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 13:08 WIB
Kepala Desa Citepus Koswara mengatakan, pembongkaran dan pembakaran yang dilakukan oleh warga. Menurutnya, kemarahan warga dipicu oleh informasi yang viral di media sosial mengenai keberadaan makam-makam palsu yang diduga sengaja dibangun untuk tujuan yang tidak jelas.
“Berdasarkan informasi yang begitu viral di media sosial, masyarakat kaget mengetahui ada makam-makam yang dibangun secara sengaja, bukan makam seperti biasa yang berisi jenazah. Ini hanya tanah yang dibentuk menyerupai makam,” ujarnya.
Koswara menambahkan bahwa warga sangat khawatir keberadaan makam-makam palsu tersebut dapat menyesatkan masyarakat dan dijadikan tempat praktik perdukunan.“Ini bentuk penyesatan dan praktik perdukunan yang membuat mereka resah dan gaduh,” katanya.
Babinsa Citepus Peltu Amad menyatakan bahwa pihak TNI telah berupaya meredam kemarahan warga yang sudah memuncak. Meskipun situasi sempat memanas, Amad mengungkapkan rasa syukurnya karena warga akhirnya bisa ditenangkan.
Baca Juga: 3 Hadis Palsu tentang Haji dan Ziarah ke Makam Rasulullah SAW
“Berdasarkan informasi yang begitu viral di media sosial, masyarakat kaget mengetahui ada makam-makam yang dibangun secara sengaja, bukan makam seperti biasa yang berisi jenazah. Ini hanya tanah yang dibentuk menyerupai makam,” ujarnya.
Koswara menambahkan bahwa warga sangat khawatir keberadaan makam-makam palsu tersebut dapat menyesatkan masyarakat dan dijadikan tempat praktik perdukunan.“Ini bentuk penyesatan dan praktik perdukunan yang membuat mereka resah dan gaduh,” katanya.
Babinsa Citepus Peltu Amad menyatakan bahwa pihak TNI telah berupaya meredam kemarahan warga yang sudah memuncak. Meskipun situasi sempat memanas, Amad mengungkapkan rasa syukurnya karena warga akhirnya bisa ditenangkan.
Baca Juga: 3 Hadis Palsu tentang Haji dan Ziarah ke Makam Rasulullah SAW
Lihat Juga :