BEM Undip Gelar Aksi Keprihatinan, Tuntut Transparansi Kasus Kematian dr Aulia Risma Lestari

Minggu, 18 Agustus 2024 - 19:01 WIB
Pada 15 Agustus 2024, pihak Undip melalui pernyataan resmi yang ditandatangani oleh Rektor Undip, Prof. Suharnomo, membantah bahwa kematian Dr. Aulia berkaitan dengan perundungan. Namun, sehari sebelumnya, Kemenkes melalui Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr. Azhar Jaya, mengindikasikan adanya dugaan perundungan di PPDS Anestesi yang berujung pada tindakan bunuh diri.

Aksi keprihatinan ini juga diikuti dengan seruan untuk transparansi dalam pengusutan kasus. BEM Undip dan BEM FK Undip mengungkapkan bahwa mereka belum dilibatkan dalam investigasi kasus ini oleh tim dari Kemenkes. Farid Darmawan menekankan bahwa aksi ini merupakan bentuk duka cita yang mendalam dan pengingat bagi pihak berwenang untuk tidak mengabaikan kasus ini.

"Kami mengingatkan agar tidak abai terhadap kasus ini. Terutama mahasiswa baru harus sadar dan peduli dengan problematika yang ada. Kami berharap ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini, agar tidak terulang di masa mendatang," tambahnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!