Hitung-hitungan Jumlah Kursi PKS dan PDIP jika Berkoalisi di Pilkada Jakarta
Rabu, 07 Agustus 2024 - 12:20 WIB
PKS tampak percaya diri duet ini bisa berlayar di Pilkada Jakarta 2024. Di tengah isu munculnya KIM Plus, baliho raksasa bergambar Anies-Sohibul Iman yang terpasang sejak beberapa waktu lalu, hingga Selasa (6/8/2024) malam bahkan masih terlihat di Kantor DPP PKS kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Sementara, PDIP belum memutuskan sikap. Hanya ada beberapa nama kader PDIP yang kerap dimunculkan sebagai bakal calon gubernur. Misal, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Rano Karno, Andika Perkasa, Tri Rismaharini, dan Pramono Anung Wibowo.
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, jika Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus terbentuk, PKS dan PDIP bisa dibiarkan berkoalisi, dengan catatan bukan Anies yang dicalonkan. Dalam hal ini, nama Ahok bisa menjadi alternatif.
Menurut Ray, kendati elektabilitas Ahok masih di bawah Anies, mantan Gubernur DKI Jakarta itu dianggap yang potensial melawan Ridwan Kamil (RK) yang kemungkinan diusung KIM Plus.
Sementara, PDIP belum memutuskan sikap. Hanya ada beberapa nama kader PDIP yang kerap dimunculkan sebagai bakal calon gubernur. Misal, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Rano Karno, Andika Perkasa, Tri Rismaharini, dan Pramono Anung Wibowo.
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, jika Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus terbentuk, PKS dan PDIP bisa dibiarkan berkoalisi, dengan catatan bukan Anies yang dicalonkan. Dalam hal ini, nama Ahok bisa menjadi alternatif.
Menurut Ray, kendati elektabilitas Ahok masih di bawah Anies, mantan Gubernur DKI Jakarta itu dianggap yang potensial melawan Ridwan Kamil (RK) yang kemungkinan diusung KIM Plus.
(zik)
Lihat Juga :