Gegara Masalah Sepele, Suami di Nias Barat Aniaya Istri hingga Babak Belur
Sabtu, 27 Juli 2024 - 08:46 WIB
Dia menjelaskan, penganiayaan berawal pada pada saat korban menyajikan makan malam kepada tersangka. Ketika itu, tersangka merasa kurang puas karena lauk yang disuguhkan kurang banyak, dan meminta kepada korban agar menambah porsi lauk dengan ayam.
”Korban menolak dengan alasan tidak ada uang. Jawaban korban itu membuat tersangka yang masih dipengaruhi alkohol memukul korban berkali-Kali dengan tangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketika korban berusaha menghindar dengan keluar rumah, tersangka malah mengejar dan kembali melakukan penganiayaan. Tak hanya istri, anak mereka yang berusaha melerai kejadian tersebut juga menjadi korban penganiayaan tersangka.
Melihat situasi tersebut korban dengan sekuat tenaga melarikan diri di hutan dan selanjutnya membuat laporan di SPKT Polres Nias. Kepada tersangka dikenakan Pasal 44 ayat (1) dari Undang-Undang RI No. 23 tahun 2004 tentang KDRT, dengan ancaman 5 tahun penjara.
”Korban menolak dengan alasan tidak ada uang. Jawaban korban itu membuat tersangka yang masih dipengaruhi alkohol memukul korban berkali-Kali dengan tangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketika korban berusaha menghindar dengan keluar rumah, tersangka malah mengejar dan kembali melakukan penganiayaan. Tak hanya istri, anak mereka yang berusaha melerai kejadian tersebut juga menjadi korban penganiayaan tersangka.
Melihat situasi tersebut korban dengan sekuat tenaga melarikan diri di hutan dan selanjutnya membuat laporan di SPKT Polres Nias. Kepada tersangka dikenakan Pasal 44 ayat (1) dari Undang-Undang RI No. 23 tahun 2004 tentang KDRT, dengan ancaman 5 tahun penjara.
(ams)
Lihat Juga :