Abuya Mama Ghufron Minta Maaf Terkait Video Ceramah Berbicara dengan Malaikat
Kamis, 18 Juli 2024 - 16:02 WIB
Sementara itu, pengurus Ponpes UNIQ Nusantara Pancasila Ubad Aminullah mengatakan, permintaan maaf itu disampaikan mengatasnamakan Abuya Mama Ghufron karena ceramah-ceramahnya disebut kontroversial.
"Saya atas nama Ponpes UNIQ Nusantara Pancasila, Muhammad Abdul Ghufron mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, dari Sabang Sampai Merauke atas banyaknya framingan video yang beredar di media sosial," ungkap Ubad Aminullah, menambahkan.
Baca juga: Sosok Abuya Mama Ghufron, Viral usai Ceramah dengan Bahasa Semut dan Suryani
Ubad menegaskan, secara aqidah dan ajaran Ponpes UNIQ Nusantara Pancasila yang ada di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, berlandaskan aqidah ahlussunah waljamaah maturidiyah, yang mencintai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Yang jelas pondok pesantren UNIQ Nusantara Pancasila saya ajarkan dengan ajaran yang berakidah ahlussunah waljamaah maturidiyah dan mencintai Pancasila, NKRI harga mati," kata pria yang merupakan kepala Diniyah di Ponpes UNIQ Nusantara Pancasila, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang ini.
"Memberi motivasi kepada para santri dan jamaah agar bersungguh-sungguh dalam belajar beragama, dan mempunyai jiwa yang agamis dan nasionalis. Demi menjaga kemuliaan kitab kuning serta merawat Marwah nilai Pancasila, serta kerukunan nilai persatuan dan kesatuan," tukasnya.
"Saya atas nama Ponpes UNIQ Nusantara Pancasila, Muhammad Abdul Ghufron mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, dari Sabang Sampai Merauke atas banyaknya framingan video yang beredar di media sosial," ungkap Ubad Aminullah, menambahkan.
Baca juga: Sosok Abuya Mama Ghufron, Viral usai Ceramah dengan Bahasa Semut dan Suryani
Ubad menegaskan, secara aqidah dan ajaran Ponpes UNIQ Nusantara Pancasila yang ada di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, berlandaskan aqidah ahlussunah waljamaah maturidiyah, yang mencintai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Yang jelas pondok pesantren UNIQ Nusantara Pancasila saya ajarkan dengan ajaran yang berakidah ahlussunah waljamaah maturidiyah dan mencintai Pancasila, NKRI harga mati," kata pria yang merupakan kepala Diniyah di Ponpes UNIQ Nusantara Pancasila, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang ini.
"Memberi motivasi kepada para santri dan jamaah agar bersungguh-sungguh dalam belajar beragama, dan mempunyai jiwa yang agamis dan nasionalis. Demi menjaga kemuliaan kitab kuning serta merawat Marwah nilai Pancasila, serta kerukunan nilai persatuan dan kesatuan," tukasnya.
Lihat Juga :