51 Pelajar Dianulir dari 8 SMAN, Kadisdik Depok: Nilai di PPDB Beda dengan e-Rapor
Selasa, 16 Juli 2024 - 15:12 WIB
Proses PPDB di salah satu sekoolah
DEPOK - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok Siti Chaerijah buka suara terkait polemik 51 Calon Peserta Didik (CPD) lulusan SMPN 19 yang dianulir dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) 2024 oleh Disdik Provinsi Jawa Barat di delapan SMA Negeri Kota Depok. Hal itu disebabkan adanya perbedaan nilai di sistem PPDB dengan e-rapor.
"Nilai yang diupload di sistem PPDB berbeda dengan nilai pada e-raport," kata Siti, Selasa (16/7/2024).
Siti menyebut menghargai pembatalan status kepesertaan CPD yang telah diterima di SMA Negeri. Siti pun akan meminta jajarannya untuk membantu fasilitasi CPD yang dianulir dan diarahkan ke sekolah swasta.
Baca juga: Sony Punya Ponsel 6 Kamera Belakang, Ini Dugaan Detail Sensornya
"Kita menghargai keputusan hasil rapat koordinasi di Kemendikbudristek tentang dibatalkannya CPD yang sudah diterima di SMAN. CPD yang dibatalkan akan dibantu fasilitasi ke SMA Swasta bagi yang belum mendapatkan sekolah," ujarnya.
Sebelumnya, puluhan calon peserta didik (CPD) lulusan SMP Negeri 19 Depok dianulir dari delapan SMA Negeri usai terbukti curang melakukan mark-up nilai rapor. Diketahui puluhan CPD telah diterima di delapan SMA Negeri di Kota Depok melalui jalur prestasi rapor.
"Nilai yang diupload di sistem PPDB berbeda dengan nilai pada e-raport," kata Siti, Selasa (16/7/2024).
Siti menyebut menghargai pembatalan status kepesertaan CPD yang telah diterima di SMA Negeri. Siti pun akan meminta jajarannya untuk membantu fasilitasi CPD yang dianulir dan diarahkan ke sekolah swasta.
Baca juga: Sony Punya Ponsel 6 Kamera Belakang, Ini Dugaan Detail Sensornya
"Kita menghargai keputusan hasil rapat koordinasi di Kemendikbudristek tentang dibatalkannya CPD yang sudah diterima di SMAN. CPD yang dibatalkan akan dibantu fasilitasi ke SMA Swasta bagi yang belum mendapatkan sekolah," ujarnya.
Sebelumnya, puluhan calon peserta didik (CPD) lulusan SMP Negeri 19 Depok dianulir dari delapan SMA Negeri usai terbukti curang melakukan mark-up nilai rapor. Diketahui puluhan CPD telah diterima di delapan SMA Negeri di Kota Depok melalui jalur prestasi rapor.
Lihat Juga :