Pembongkaran Puluhan Bangunan di Deliserdang Ricuh, Mobil Pemadam Dibakar
Kamis, 11 Juli 2024 - 20:49 WIB
Satu unit mobil pemadam kebakaran dibakar warga saat bentrok dengan aparat saat pembongkaran puluhan bangunan di Jalan Haji Anif, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Kamis (11/7/2024). Foto/Wahyudi Aulia Siregar
DELISERDANG - Sekelompok warga terlibat bentrokan dengan aparat gabungan Satpol PP, Polisi, dan TNI, saat akan melakukan pembongkaran puluhan bangunan di Jalan Haji Anif, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (11/7/2024).
Warga awalnya melakukan aksi menolak dilakukannya pembongkaran. Mereka membakar ban bekas untuk mencegah aparat gabungan masuk dan melakukan eksekusi pembongkaran.
Namun belakangan ada warga yang terprovokasi dan melakukan tindakan anarkistis hingga bentrok tak terelakkan. Warga kemudian membakar satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) yang sedianya datang untuk memadamkan bas bekas yang dibakar warga.
Baca juga; Terkuak, Pembunuhan Wanita Dibakar Dalam Mobil Bermotif Bisnis
“Awalnya mereka protes dengan aksi bakar ban, lalu damkar dipanggil untuk memadamkan api. Rupa ada warga yang keberatan lalu saling adu mulut dan akhirnya chaos. Warga membakar mobil damkar,” kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Satpol PP Deli Serdang, M Awal Kurniawan.
Selain membakar mobil damkar, warga juga merusak alat berat berupa ekskavator yang akan digunakan untuk melakukan pembongkaran. Warga melempar ekskavator dengan batu hingga kaca bagian kabin operator hancur.
Warga awalnya melakukan aksi menolak dilakukannya pembongkaran. Mereka membakar ban bekas untuk mencegah aparat gabungan masuk dan melakukan eksekusi pembongkaran.
Namun belakangan ada warga yang terprovokasi dan melakukan tindakan anarkistis hingga bentrok tak terelakkan. Warga kemudian membakar satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) yang sedianya datang untuk memadamkan bas bekas yang dibakar warga.
Baca juga; Terkuak, Pembunuhan Wanita Dibakar Dalam Mobil Bermotif Bisnis
“Awalnya mereka protes dengan aksi bakar ban, lalu damkar dipanggil untuk memadamkan api. Rupa ada warga yang keberatan lalu saling adu mulut dan akhirnya chaos. Warga membakar mobil damkar,” kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Satpol PP Deli Serdang, M Awal Kurniawan.
Selain membakar mobil damkar, warga juga merusak alat berat berupa ekskavator yang akan digunakan untuk melakukan pembongkaran. Warga melempar ekskavator dengan batu hingga kaca bagian kabin operator hancur.
Lihat Juga :