Kecelakaan Tragis di Kulonprogo, 1 Pelajar Tewas dan 2 Terluka
Senin, 01 Juli 2024 - 14:43 WIB
Polisi melakukan olah TKP kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Wates-Purworejo, Senin (1/7/2024) dini hari tadi. Foto/Ist
KULONPROGO - Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di depan SPBU Kedundang, Temon, pada Senin (1/7/2024) dini hari. Kecelakaan ini melibatkan sebuah sepeda motor dan truk, menyebabkan satu pelajar tewas dan dua lainnya terluka.
Korban tewas adalah GMM (14), seorang pelajar dari Kulonprogo. Ia bersama dua temannya, MI (15) dan NZS (15), berusaha mendahului truk dari sisi kiri ketika truk tersebut hendak masuk ke SPBU. "Kecelakaan ini mengakibatkan satu korban meninggal dan dua terluka," kata Kasi Humas Polres Kulonprogo AKP Triatmi Noviartuti.
Kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi dengan nomor polisi R 8952 MF yang dikemudikan oleh Nurudin, warga Majenang, Cilacap, melaju dari arah timur ke barat. Truk tersebut sudah menyalakan lampu sein ke kiri untuk masuk ke SPBU.
Namun, dari arah belakang, sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AB 3523 CB yang dikendarai oleh Gamada, warga Kaligintung, Temon, berusaha mendahului truk dari sisi kiri. Gamada memboncengkan dua temannya, MI dan NZS, yang juga masih berstatus pelajar.
Korban tewas adalah GMM (14), seorang pelajar dari Kulonprogo. Ia bersama dua temannya, MI (15) dan NZS (15), berusaha mendahului truk dari sisi kiri ketika truk tersebut hendak masuk ke SPBU. "Kecelakaan ini mengakibatkan satu korban meninggal dan dua terluka," kata Kasi Humas Polres Kulonprogo AKP Triatmi Noviartuti.
Kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi dengan nomor polisi R 8952 MF yang dikemudikan oleh Nurudin, warga Majenang, Cilacap, melaju dari arah timur ke barat. Truk tersebut sudah menyalakan lampu sein ke kiri untuk masuk ke SPBU.
Namun, dari arah belakang, sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AB 3523 CB yang dikendarai oleh Gamada, warga Kaligintung, Temon, berusaha mendahului truk dari sisi kiri. Gamada memboncengkan dua temannya, MI dan NZS, yang juga masih berstatus pelajar.
Lihat Juga :