Marah Sering Diancam, Pria Ini Tombak Teman hingga Tewas di Nias Selatan
Sabtu, 29 Juni 2024 - 09:16 WIB
Polres Nias Selatan meringkus FD (40) penombak korban Sitoolo Laia (48) hingga tewas akibat dendam sering diancam. Foto/Istimewa
NIAS SELATAN - Polres Nias Selatan meringkus FD (40) di Desa Hiliaurifa Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Nias Selatan, Sumatera Utara, Jumat (28/6). Pelaku FD (40) tega menombak Sito'olo Laia (48) hingga tewas akibat dendam sering diancam.
Kapolres Nias Selatan AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengatakan bahwa pelaku berhasil diamankan kurang lebih 4 jam setelah kejadian pada Jumat (28/6) pukul 00.30 WIB. “Tersangka pelaku pembunuhan korban Sito’olo Laia,” kata Boney, Sabtu (29/6/2024).
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum terjadinya pembunuhan, saksi bernama Artinus Laia hendak mengambil uang dari toke karet ke Desa Faomasi Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo. Korban kemudian meminta ikut menemani Artinus.
Baca Juga: Dor! Warga Merangin Jambi Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
Keduanya pun berangkat mengendarai sepeda motor masing-masing. Artinus dan Sito'olo (korban) berangkat beriringan. Di tengah perjalanan pelaku mengadang Ama Ester yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.
Pelaku langsung menombak korban di bagian telapak tangan sebelah kiri, hingga tombak tersebut tertancap kuat di telapak tangan Sito'olo (korban). Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku melakukan aksinya lantaran memiliki dendam kepada korban karena pelaku sering diancam.
Kapolres Nias Selatan AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengatakan bahwa pelaku berhasil diamankan kurang lebih 4 jam setelah kejadian pada Jumat (28/6) pukul 00.30 WIB. “Tersangka pelaku pembunuhan korban Sito’olo Laia,” kata Boney, Sabtu (29/6/2024).
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum terjadinya pembunuhan, saksi bernama Artinus Laia hendak mengambil uang dari toke karet ke Desa Faomasi Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo. Korban kemudian meminta ikut menemani Artinus.
Baca Juga: Dor! Warga Merangin Jambi Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
Keduanya pun berangkat mengendarai sepeda motor masing-masing. Artinus dan Sito'olo (korban) berangkat beriringan. Di tengah perjalanan pelaku mengadang Ama Ester yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.
Pelaku langsung menombak korban di bagian telapak tangan sebelah kiri, hingga tombak tersebut tertancap kuat di telapak tangan Sito'olo (korban). Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku melakukan aksinya lantaran memiliki dendam kepada korban karena pelaku sering diancam.
Lihat Juga :